Thursday, March 22, 2012

AKTIVITAS MATAHARI

1 comment
Hasil pengamatan matahari memperlihatkan adanya beragam aktivitas pada bagian-bagian matahari. 
Beberapa aktivitas matahari seperti sunspot misalnya, telah diketahui orang sejak ratusan tahun yang lalu. Sedangkan sebagian lainnya baru diketahui sejak satu abad terakhir seiring dengan kemajuan teknologi pengamatan. Beberapa aktivitas matahari ini teramati dalam panjang gelombang berbeda dengan melepaskan energi yang berbeda-beda. 
CME dan flare merupakan aktivitas matahari yang berdampak besar pada kondisi cuaca antariksa karena besarnya energy yang dilepaskan oleh peristiwa tersebut.  

Sunspot
Sunspot adalah bintik hitam yang biasa tampak di permukaan matahari. 
Daerah dengan sunspot di matahari memiliki medan magnet yang sangat besar mencapai 1000-4000 Gauss. 
Daerah sunspot ini memiliki suhu yang relative lebih rendah dibandingkan dengan permukaan matahari sehingga sunspot terlihat lebih gelap dibandingkan permukaan di sekelilingnya.
Sunspot diyakini merupakan penampakan garis medan magnet yang terpuntir di permukaan matahari.

CME
CME merupakan singkatan dari Coronal Mass Ejection atau Lontaran Massa Korona. Seperti terlihat dari namanya, CME merupakan lontaran sebagian massa dari daerah korona matahari. CME teramati dari kamera di satelit seperti letupan yang menyembur dari matahari. Energy yang dilepaskan pada peristiwa CME ini sangat besar karena mengandung massa yang besar dan kecepatan yang tinggi.
Pada saat terjadi CME, 2 × 1011 Kg hingga 4 × 1013 Kg materi dari korona terlontar dengan energy mulai dari 1022 Joule hingga 6 × 1024 Joule. Kecepatan materi CME bervariasi dari 20 Km/s mencapai 2000 Km/s, dengan rata-rata kecepatannya mencapai 350 Km/s. Lontaran materi CME ini dapat mencapai bumi dalam waktu satu hingga tiga hari.

Flare
Flare adalah ledakan di matahari akibat terbukanya salah satu loop medan magnet di matahari. 
Selain melepaskan partikel berenergi tinggi, flare juga memancarkan radiasi gelombang electromagnet seperti sinar X dan sinar Gamma. Radiasi gelombang elektromagnetik ini dapat mencapai bumi hanya dalam waktu sekitar delapan menit, sedangkan partikel bernergi tingginya membutuhkan waktu sekitar satu atau dua hari. Adanya flare yang besar cukup berdampak serius pada cuaca antariksa secara keseluruhan.

Prominensa

Prominensa adalah peristiwa ledakan di matahari yang tampak di tepian matahari seperti lidah yang menjulur.
Prominensa tampak terang dan panas meskipun sebenarnya lebih dingin dari atmosfer matahari seperti kromosfer dan korona. Jika terlihat dari depan, prominensa akan tampak seperti garis yang melintang di matahari dan disebut filament.
Prominensa dan filament dapat bertahan selama beberapa hari dan menyemburkan energy yang besar ke seluruh tata surya.



Sumber : Informasi Pengamatan Cuaca Antariksa LAPAN

1 comment :

  1. Selamat Pagi De Widiani. Saya mau tanya apakah benar prominensa biasanya terjadi di bagian Kromosfer Matahari? Trims.

    ReplyDelete