Sunday, March 25, 2012

TIME TRAVEL MENURUT ISLAM

5 comments
Dalam Al-Qur'an sebenarnya Allah telah berfirman secara tersirat mengenai hal ini. Bahkan Rasulullah SAW juga pernah bersabda, secara tersirat mengenai kemungkinan adanya "TIME MACHINE" atau "TIME TRAVEL" ini. 

Mari kita simak.
 
1. Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surat 32:5, berikut artinya:
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu."

Allah berfirman didalam ayat tersebut bahwa urusan (malaikat) naik kepada Allah dalam waktu satu hari atau seribu tahun dalam hitungan bulan (lunar). Jika dihitung jarak tempuh satu hari dalam ayat tersebut, maka berarti jarak tempuh dalam satu hari itu adalah sejauh 25.902.072 km. 
Sehingga dalam seribu tahun 155,412,432,000,000 km. Atau jika dihitung dalam ukuran waktu maka ditemukan bahwa jarak tempuh cahaya (malaikat-urusan) per detik adalah sejauh 299792.5 Km/detik

Sedangkan kecepatan bumi mengelilingi matahari adalah 1674 km/jam atau sejauh 456 m/detik.

Bandingkan jarak tempuh antara kecepatan cahaya dengan kecepatan bumi mengelilingi matahari. 
Jika Teori Relativitas khusus einstein, berlaku dalam hal ini, maka seharusnya malaikat mengetahui apa yang terjadi di masa depan dan masa lalu. 

Namun benarkah demikian?

Allah telah berfirman dalam Al Qur'an 72:26, yang artinya:
"(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu."

dan dalam Al-Qur'an 2:30, yang artinya:
"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" 

Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

Perkara ghaib adalah rukun iman. 
Sedangkan apa yang akan terjadi "nanti" adalah suatu perkara yang ghaib yang harus di-iman-i. 

Lalu bagaimana hubunganya dengan "TIME TRAVEL" atau "TIME MACHINE" ?

Kecepatan Cahaya (waktu tempuh malaikat/"urusan") adalah 299792.5 Km/detik, sedangkan kecepatan bumi adalah 456 m/detik. Yang berarti bahwa seharusnya malaikat mampu menembus kecepatan bumi. Yang berarti lagi bahwa seharusnya malaikat mampu "melihat" masa depan dan masa lalu. 

Tapi apa yang terjadi? 

Hal itu tidak dapat dilakukan oleh Malaikat. Karena dimensi ruang itu adalah milik Allah dan merupakan masalah ghaib. Bahkan Syaithan-pun tidak mampu "melihat" masa lalu dan masa depan. 

Hal itu bisa kita lihat dalam ayat berikut ini:
"dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya)." (QS.72:9)

Dari ayat diatas, bahkan syaithan-pun tidak mampu mengungkap hal ghaib. Termasuk untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, ataupun merubah apa yang sudah terjadi dimasa lalu.

Lalu bagaimana Islam melihat masalah waktu ini?

Islam sangat menghargai waktu. Dan konteks waktu didalam islam adalah dalam konteks ke-kini-an. 

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
Barang siapa yang hari ini lebih dari hari kemarin dialah orang yang beruntung.
Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka dia orang yang merugi.
Dan barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka dialah orang yang celaka. 


Dari bahasan diatas menurut saya (untuk sementara, karena saya masih mempelajari tentang ini) dapat disimpulkan, Time Travel itu Mustahil dan Tidak mungkin dilakukan karena bersinggungan dengan kekuasaan ALLAH SWT...

5 comments :

  1. Menurut saya, Surrah Al-Qur'an 2:30 bukan menunjukkan bahwa malaikat bisa melalui time travel tetapi di batasi, tetapi lebih melihat bahwa sebelum manusia ada suatu mahluk yang menghuni bumi dimana mahluk tersebut melakukan kerusakan... dalam hal ini juga malaikat tidak dapat mengetahui bahwa Allah akan memberikan agama kepada manusia tersebut...

    ReplyDelete
  2. Benar sekali, Kita masih belum sampai kesitu, teknologi bumi masih terlalu mustahil untuk 'membuat' sebuah time machine.
    Tapi bkn berarti mustahil jika dgn izinNya.
    bukankah Nabi pernah melakukan perjalanan waktu mnembus langit ketujuh?
    Dan kisah 7 pemuda dan seekor anjing yg bersembunyi di dalam goa juga pernah melakukan perjalanan waktu yaitu ketika terbangun mereka bangun di masa depan (309th) dmna uang mreka tdk dpt dgunakan lg. Tidak ada yg mustahil atas izinNya.

    ReplyDelete
  3. Time travel mungkin menjadi bagian dari sejarah islam misalnya pada nabi Isa AS yg kemudian diturunkan di akhir zaman dan Rasulullah SAW yg melakukan miraj bahkan sudah ditunjukkan akhir zaman oleh Allah.dan semakin kesini manusia mungkin akan mengetahui teori fisika mengenai lintas dimensi waktu yg tentunya dgn kekuasaan Allah (seperti di film interstellar). Justru hal ini menunjukkan bahwa ajaran islam dan Al Quran bsAbs dibuktikan secara ilmiah dan semoga makin menumbuhkan keimanan kita

    ReplyDelete
  4. Terima kasih utk share pendapatnya

    ReplyDelete