Thursday, May 10, 2012

Mengintip Permukaan Matahari Lewat Botol

14 comments
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/df/Sun_in_X-Ray.png/300px-Sun_in_X-Ray.png
Matahari
Banyak orang bercita-cita bisa menatap permukaan matahari. 

Sayangnya, tidak semua orang mampu mewujudkannya. Sebab, menatap permukaan matahari tidak mungkin dengan mata telanjang. 

Selain mata terasa pedih, pandangan pun tiba-tiba silau. Kalau pun dipaksakan, paling bertahan beberapa detik saja.

Teleskop, barangkali, masih satu-satunya alat bantu untuk menatap benda-benda angkasa, seperti planet, komet, dan asteroid. 
Sayangnya, sarana itu hanya dinikmati orang-orang tertentu. Para ilmuwan ruang angkasa, fisikawan, astronaut, atau beberapa beberapa orang saja. Bagi masyarakat awam, yang tak mampu membeli teleskop, ya cuma bisa mimpi "bercengkerama", "tersenyum ceria," dan "bercanda mesra" dengan pusat tatasurya kita itu.

Memang ironis, matahari (pusat tatasurya) yang berbuat baik kepada seluruh umat manusia melalui pancaran sinarnya yang indah mempesona kurang "bersahabat" dengan mata telanjang kita. 
Kita pun kadang jadi merasa iri melihat para ilmuwan bisa menikmati kemolekan pusat tatasurya kita itu.

Ingin " bercengkerama " dengan pusat tata surya, seperti mereka? 

Berikut ini salah satu cara menatap matahari, tanpa menyebabkah mata kamu pedih, meski berjam-jam. 

Caranya? 

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/16/Empty_Wine_bottle.jpg
Botol Kaca Hijau
1. Siapkan sebuah botol kaca kosong berwarna hijau (botol anggur atau botol apa saja yang berwarna hijau). 
2. Cuci botol sebersih mungkin. 
3. Lalu masukkan kira-kira segelas air bersih ke dalam botol itu, atau bisa juga menggunakan cairan amoniak.
4. Selanjutnya, siapkan potongan kaca bening tembus pandang. Kaca itu dihancurkan hingga berukuran kecil, sekitar 2 - 3 cm, lalu dimasukkan ke dalam botol tadi. 
5. Botol dikocok - kocok perlahan agar posisi kaca lebih teratur. Anda pun siap menatap matahari.

Selanjutnya, angkat botol pada posisi 10 - 15 cm di atas kepala. 
Arahkan ujung (mulut) botol ke titik matahari (lebih bagus bila posisi matahari berada di atas kepala). 
Pandanglah matahari dari bawah pantat botol itu. 

Kita pun bisa menyaksikan permukaan matahari. 
Nun jauh di sana, akan tampak sejumlah lubang menyerupai kawah-kawah besar. 
 
Kamu penasaran? 

Silakan mencoba... 
Siapa tahu, kamu juga berhasil menatap permukaan matahari.

14 comments :

  1. Coba ada fotonya dee, pasti lebih seru.

    Setidaknya lebih meyakinkan pembaca.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Insya Allah, diusahakan... terimkasih kunjungan dan komentarnya, sobat :)

      Delete
  2. wah, boleh dicoba nih, jdi gak perlu repot2 pake telecope yah sob hehehe... mantaap deh, trima kasih udah di share .. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan dicoba, sobat... semoga ulasan diatas bisa bermanfaat :)

      Delete
  3. Replies
    1. Sipp... terimakasih kunjungannya yaa :)

      Delete
  4. kalau botol bening gak bisa ya.. hehehe.. sukses 6^_^9.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu dulu praktek, kata guruku kalau botol bening hasilnya gak sebaik menggunakan botol berwarna hijau, dan warna hijau itu juga berfungsi untuk melindungi mata karena lebih teduh dibanding botol bening :)

      Terimakasih 69 nya...

      Delete
  5. http://senjahitam.blogspot.com/

    kujungan malam sob di tunggu kunjungan baliknya =))

    ReplyDelete
    Replies
    1. siapp :)
      terimakasih kunjungannya, sobat... salam kenal...

      Delete
  6. saya jadi ingin mencoba, kalau botol plastik aqua tidak bisa yah???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Botol plastik gak bisa, sob...

      tapi silahkan dicoba saja, hehee....

      Delete
  7. Replies
    1. Kalau ragu, yaa jangan dicoba sob... hehee

      Delete