Saturday, August 18, 2012

AURORA MERAH DAN METEOR LYRIDS DI ATAS DANAU KAWAH

No comments
Aurora Merah di Atas Danau Kawah

http://apod.nasa.gov/apod/image/1207/aurora_goldpaint_960.jpg
Image Credit & Copyright: Brad Goldpaint (Goldpaint Photography)
Content Credit: Pink Aurora Over Crater Lake


Mengapa aurora merah muda ini bisa terjadi?
Saat memotret danau kawah indah di Oregon, Amerika Serikat bulan lalu, latar belakang langit menyala dengan warna aurora yang tidak biasa. Meskipun banyak yang diketahui tentang mekanisme fisik yang menciptakan aurora, memprediksi secara akurat terjadinya aurora dan warnanya tetap menjadi topik penelitian. 

Biasanya, diketahui, aurora terendah tampak hijau. Ini terjadi di ketinggian sekitar 100 kilometer dan melibatkan atom-atom oksigen atmosfer yang terangsang oleh plasma yang bergerak cepat dari ruang angkasa. Aurora tertinggi berikutnya – sekitar 200 kilometer ke atas – tampak merah, dan juga dipancarkan oleh penempatan kembali oksigen atmosfer.

Beberapa aurora tertinggi terlihat – setinggi hingga 500 kilometer – tampak biru, dan disebabkan oleh hamburan ion nitrogen sinar matahari. Ketika melihat dari bawah menyusuri berbagai lapisan aurora jauh, warna mereka dapat bergabung menghasilkan warna yang unik dan spektakuler, dalam hal ini warna merah muda yang langka seperti terlihat di atas. Ketika Solar Maximum mendekat selama dua tahun ke depan, partikel ledakan dari Matahari pasti tetap berlanjut dan cenderung untuk menciptakan pemandangan malam hari lebih mengesankan.

Meteor Lyrids di Atas Danau Kawah

http://apod.nasa.gov/apod/image/1204/lyridcrater_goldpaint_960.jpg
Gambar Kredit & Copyright: Brad Goldpaint (Goldpaint Photography)
Content Credit : http://apod.nasa.gov/apod/ap120425.html

Salah satu pertanyaan umum saat terjadi hujan meteor, karena waktu yang diperlukan sebuah meteor untuk melintas biasanya lebih singkat dari waktu yang dibutuhkan kepala untuk berpaling melihatnya. 

Mungkin suatu kebanggaan untuk dapat melihat meteor yang melintas dan meski kita tahu bahwa meteor itu hanya kerikil kecil dari dunia lain, tetap bisa membuat semuanya terasa berharga, bahkan jika teman kita dalam mengamati tidak bisa berbagi dalam pengalaman yang sama. 

Meningkat dalam beberapa hari terakhir, langit gelap tak berbulan membuat hujan meteor Lyrids dapat memamerkan dirinya, terlihat sebanyak 30 meteor per jam dari beberapa lokasi. 

Sebuah coretan meteor Lyrids di atas danau kawah yang indah di Oregon, Amerika Serikat, terlihat pada gambar di atas yang merupakan gambar komposit sembilan eksposur yang diambil minggu lalu. Salju meliputi latar depan, sedangkan pita pusat galaksi rumah kita yang megah melengkung jauh di belakang danau yang tenang. 

Hujan meteor lainnya tahun ini antara lain Perseids pada pertengahan Agustus dan Leonids pada pertengahan November, keduanya diharapkan juga dapat menghindari silau dari terang bulan di 2012.


sumber:
http://apod.nasa.gov/

No comments :

Post a Comment