Saturday, February 2, 2013

ATMOSFER BULAN

| | 70 Komentar

Assalamualaikum...
Seperti yang telah kita ketahui, bahwa Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa.
Nah, apakah bulan yang merupakan satelit alami planet Bumi ini juga memiliki atmosfer?
Sisi permukaan kasar Bulan
Sumber gambar : LCROSS
(Lunar CRater Observation and Sensing Satellite)
Saat ini ya, meskipun atmosfer bulan sangat tipis dan berupa kumpulan molekul-molekul yang sangat renggang, tidak mencukupi untuk bernapasnya makhluk hidup.

Keberadaan atmosfer luar angkasa dilaporkan tahun 1933, berdasarkan pengamatan bulan dengan menggunakan semacam topeng yang dapat menyaring cahaya bulan dengan tujuan untuk mempelajari cahaya yang dipancarkan sodium. Meskipun sodium dipercaya hanya merupakan trace elemen di dalam atmosfer bulan, sodium dipelajari karena relatif mudah dideteksi dan digunakan sebagai pembuat komponen lainnya, seperti potasium, neon, argon, dan helium.


Studi luar angkasa tahun 1933 yang dilakukan Universitas Boston, menggunakan instrumen yang telah ditingkatkan, mendeteksi bahwa permukaan bulan memiliki atmosfer setebal 5000 mil. Tetapi molekul-molekulnya sedikit dan berjauhan, diperkirakan hanya sekitar sepuluh juta per meter kubik di permukaan dekat bulan; sedangkan kepadatan atmosfer bumi adalah sekitar satu milyar kali kepadatan atmosfer bulan.


Sumber-sumber atmosfer diyakini berasal dari pelepasan gas-gas dari dalam bulan akibat gempa bulan (fenomena yang disebut pengeluaran gas) dan terurainya molekul-molekul dari permukaan bulan akibat tabrakan molekul-molekul luar angkasa dari matahari atau akibat tabrakan meteorit.


Beberapa bulan dari planet lainnya memiliki atmosfer yang jauh lebih menakjubkan, seperti pada Titan Jupiter, atmosfernya berupa lapisan tebal nitrogen dan metan, dan pada atmosfer Eropa berupa lapisan tipis oksigen.


Menurut beberapa Contactee seperti George Adamski dan Howard Menger bulan mempunyai atmosfir sehingga memungkinkan adanya koloni mahluk hidup, bahkan Howard Menger pernah dibawa ke bulan dan menghirup udara di atmosfir bulan. Apakah hal ini benar?

Menurut Inverse Square Law dari Gravitasi yang pertama kali ditemukan oleh Ismael Bullialdus (1645 - bukan oleh Isaac Newton ) :
"Bahwa gravitasi berbanding terbalik dengan kuadrat jarak."
Dasar dari hukum ini adalah jumlah fluks yang menembus permukaan. Uniknya hukum ini tidak hanya berlaku terhadap gravitasi tapi juga electrostatic, cahaya-electromagnetic radiation, dan acoustic.

Jadi kalau Gravitasi sebuah benda dengan bentuk bola (sphere) adalah Go di permukaannya, radius bola tersebut adalah r, dan jarak efek gravitasi dari titik pusat benda adalah R.
maka fungsi Gravitasi benda tersebut berdasarkan jarak adalah :
G(R)=Go*(r^2/R^2)
Bila persamaan di atas di applikasikan terhadap Gravitasi Bulan dan Gravitasi Bumi.

Anggaplah ada titik netral antara Bumi-Bulan dimana efek Gravitasi Bulan dan Gravitasi Bumi adalah sama kuat.
Jadi bila Gm=Efek Gravitasi bulan pada jarak tertentu dari titik pusat bulan,
Gom=Gravitasi Bulan di permukaan, rm=radius bulan, Rm=jarak dari titik pusat bulan
dan Ge=Efek Gravitasi bumi pada jarak tertentu dari titik pusat bumi, Goe=Gravitasi bumi dipermukaan, re=radius bumi, Re= jarak dari titik pusat bumi, maka:

Gm(Rm)=Ge(Re)
Gom*(rm^2/Rm^2)=Goe*(re^2/Re^2)
Gom/Goe=(re^2/Re^2)/(rm^2/Rm^2)

Dari hasil data percakapan astronot NASA diperkirakan titik netral tersebut adalah re= 200000 miles dari bumi dan rm=43495 miles dari bulan.
Jari2 bumi re= 3960 miles dan jari2 bulan rm= 1080 miles.

Maka perbandingan gravitasi bulan dan bumi Gom/Goe
= ((3,960)^2 (43,495)^2)/((1,080)^2 (200,000)^2) =0.64


atau gravitasi bulan
= 64% gravitasi bumi bukan (1/6=17%) gravitasi bumi .


Dengan gravitasi yang seperti itu maka bulan sangat mungkin sekali dapat menarik gas-gas disekitarnya atau bulan sangat mungkin sekali mempunyai atmosfir.
Karena jumlah yang sedikit, bukan berarti tidak ada kan...

Dan berikut gambar ilustrasi dari komposisi atmosfer Bulan berdasarkan data dari NASA's planetary factsheet.

Referensi :
John Lear http://www.thelivingmoon.com/
Pari Spolter (Gravitational Force of the Sun)
William Brian (Moongate : Suppressed Findings of the US Space Program)
Beberapa links referensi :
http://www.thelivingmoon.com/47john_lear/02files/Neutral_Point.html
http://www.thelivingmoon.com/47john_lear/02files/Pari_Spolter_003.html
http://www.thelivingmoon.com/47john_lear/02files/Moongate_Suppressed_Findings.html

http://www.thelivingmoon.com/43ancients/02files/Moon_Atmosphere.html
http://www.thelivingmoon.com/43ancients/02files/Moon_Atmosphere_02.html
Ucapan terima kasih kepada bapak Anugerah Sentot Sudono,
untuk izin mengambil tulisan ini. Karena sebagian dari tulisan ini saya tuliskan kembali di buku yang sedang saya tulis. Semoga nulisnya gak males-malesan, supaya bukunya bisa cepat selesai, doain yaahh semuanya, hehehh...
Nahh... saya pikir, gak ada salahnya juga kalau tulisan ini, setelah saya tambahin sedikit, saya share juga di blog saya ini, siapa tahu bisa bermanfaat bagi siapapun yang sedang mencari informasi dari tulisan diatas.
Terima kasih,
Wassalamualaikum...Wr, Wb.

70 comments:

  1. Replies
    1. Hallo, selamat siang juga...
      Terima kasih ya... :)

      Delete
    2. Dulu saya pernah punya rencana beli teropong bintang yang dijual dipasar gelap harganya sekitar 2 jutaan. Saya sudah liat profil barangnya, dan asyik juga jika punya. Minimal bisa liat permukaan bulan. Sayang sekali begitu situs jual beli itu saya buka, teropong bintangnya sudah sold out

      Delete
    3. Wahh... sayang banget ya, pak... kalau di pasar gelap harganya 2 juta, pasti lumayan bagus tuh barangnya, semoga nanti dapat lagi... kalau dapat, jangan lupa beli dua yaa, buat aku satu, hehee :)

      Delete
  2. Kalo di planet planet yang lain juga memiliki atmosfir seperti Bumi Gak ia,heee??
    selamat siang Dee, terimakasih informasinya, sukses selalu untuk dee.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada, hanya saja tidak setebal lapisan atmosfer seperti di Bumi :)
      Selamat siang juga, semogahari ini menyenangka... terimakasih sudah mampir...

      Delete
  3. ternyata ada atmosfernya juga ya dibulan, kirain hanya di bumi...

    ReplyDelete
  4. Postingan mantap yg dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bermanfaat
    terima kasih sudah berbagi kawan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, terimakasih kunjungannya :)

      Delete
  5. wah baru tau nih saya, ternyata bulan juga punya atmosfer ya sob.. hmm.. perlu belajar lagi nih tentang astronomi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, di Bulan ada atmosfernya juga :)
      ayo-ayoo astronomi itu asik dan seru lho...

      Delete
  6. wah nice artikel ^_^ jadi nambah deh pengetahuan saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih yaa, semoga bermanfaat :D

      Delete
  7. Nah, coba kalo gak dishare di blog, mana kita tau kalo di bulan punya atmosfer... Salam kenal balik De. HAPPY BLOGGING

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo... salam kenal juga yahh :)
      Terima kasih... Happy Blogiiiingg....

      Delete
  8. Ternyata bulan itu lebih cantik kalau dilihat dari jauh yah kawan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya... dari dekat kayak banyak bekas jerawatnya, bikin gak enak dilihat, hehehh...

      Delete
  9. Sepertinya mesti rajin datang belajar tentang astronomi di blog sobat yg satu ini!

    sukses disini sobat De Widiani :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hohoho... monggo-monggo, pintuku selalu terbuka untuk mas Ardian, heheh...
      waah, asikk terima kasih yaa :D

      Delete
  10. Bulan tetangga saya juga memiliki atmosfer. pak lan juga memilikinya..xixixixi *koplak

    ternyata gitu ya kawan. jadi tau saya nih tentang Atmosfer.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bintang lagi kuliah :D
      matahari lagi ngepel .. *ngomong apasih.



      permukaan bulan tidak dapat di huni kan.

      Delete
    2. wahh... ini berdua pada kenapa yahh...? hehe
      #peace,

      @Kstiawan : iya kawan, begitulah... :D

      @Miz Tia : belum diketahui dengan pasti, tapi untuk saat ini memang dinyatakan seperti itu, :)

      Delete
    3. harap maklum Mbak, mereka lagi pada latihan OVJ

      Delete
    4. hehehh... iya kali ya, kompak bener, emang bang Zazhflazz gakikut latian juga...?
      hehee

      Delete
  11. .: TQ 4 ur share, jadi nambah pengetahuan...^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sama-sama... semoga bermanfaat :)
      terima kasih yaa udah mampir :D

      Delete
  12. wuiidiii...masuk kesini seolah olah ada diluar angkasa, sungguh menakjubkan dan edun pisan.
    ooo jadi ternyata bulan juga punya atmosfer walau tipis dan ngga cukup untuk mahluk hidup bisa hidup disono, semoga tipisnya ngga setipis silet miliknya kang Kstiawan

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehee... iya dongs Bulan juga punya Atmosfer, hehehh...
      terima kasiiihh..., ehh wahh emang kang Kstiawan punya silet yaah? buat apa? hmm baru tau tukang debus yaa dia? hihiii, peace....

      Delete
  13. Hmmm.. bulan jauh yah? Pantes banyak yang ngambek dibilang mukenye kaya rembulan.. abies jauuuhhh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehh.... selain itu, aslinya Bulan permukaannya gak muluss, gak secantik yg kita lihat dari Bumi :D

      Delete
  14. keren.. mantap ini.. mengingatkan saiia akan sebuah kisah.. bahwa bulan pernah terbelah.. itu seperti apa?!?! kajian ilmiahnya gmn..?!?! hmm.. keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasiih... :)

      Sampai saat ini, ilmu pengetahuan kita tidak menyimpulkan bahwa Bulan pernah terbelah... Terlebih jika mengacu kepada data-data empirik yang ada hingga kini, salah satunya yaitu peta bulan dengan resolusi tinggi sekalipun, belum ada data yang menunjukkan Bulan pernah terbelah dan kemudian menyatu kembali.

      Seperti yg kita tahu dan kita yakini, bahwa mukjizat Rasulullah SAW yang juga tercantum dalam Al-Qur'an Surat A-Qamar (1 dan 2) menunjukkan bahwa bulan pernah terbelah. Tetapi kalau kita analisis/kaji lebih dalam lagi, bukan berarti secara fisiknya bulan terbelah, bisa jadi pula, itu hanya fenomena di atmosfer bumi yang menyebabkan bulan tampak terbelah.

      Dan perlu kita ingat juga, Mukjizat memang tidak harus difahami dengan ilmu pengetahuan atau harus dicocokkan dengan logika ilmu pengetahuan.
      Kita harus menyakini adanya, tetapi tidak harus menalar bagaimana hal itu bisa terjadi, karena Mukjizat hanya cara menunjukkan kekuasaan Allah yang diberikan kepada Rasul-Nya.

      itu yang saya ketahui, semoga bisa dipahami, hehehhh...

      Delete
    2. wahh.. emang hebat nii si mepunya blog ;)
      terimakasih 700x atas penjelasannya kalau begitu :)

      Delete
    3. hehehh... biasa aja kok, iya sama-sama, :D

      Delete
  15. kereeen , belum di pelajari disekolahku tentang ini hehe D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih...
      hehe... belum ya? wahh bisa jadi yang tahu paling duluan dong di kelas, hehee

      Delete
  16. Replies
    1. Silahkan, Kang... boleh banget, hehe :)

      Delete
  17. Waalaikum Salam, Tulisan yang sangat mendetail dan memang ada kemungkinan suatu saat nanti entah kapan, mahluk hidup bisa mendiami bulan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju... kemungkinan itu selalu ada :)
      Terima kasih yaa udah mampir disini....

      Delete
  18. wah postingan blog mba Dee rata2 tntang astronomi nih?
    kyanya tergila2 ama ilmu yg satu ini^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehh... biasa aja sebenarnya, tapi emang suka astro sih, :)

      Delete
  19. Berat banget nih postingannya. Seberat loading blog ini waktu dibuka :D

    Eh, aku ada giveaway/lomba baca puisi. Ikutan yuk! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe... iya pasti jadi berat load nya, cukup besar resolusi gambarnya :D
      plus widget fase bulan juga bikin berat kyknya,

      okee deh ke TKP :)

      Delete
  20. Replies
    1. hehehh... iya bang Andy, hihii
      mkasih bgt yaa udah mampir :)

      Delete
  21. adanya atmosfer tentu memungkinkan sebagian mikroorganisme bisa bertahan hidup di bulan. dan jika terjadi proses alam dan molekul2nya menjadi berimpit, bukan tidak mungkin bulan menjadi alternatif tempat tinggal masyarakat bumi ya Mbak? #sok tau banget ya saya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduhh... iyaa iyaa, berat banget kata-katanya, pak Prof, ehehehh..
      betul, kemungkinan selalu ada ya, bang... dan seru kali yaa kalau bisa tinggal di bulan, hihii...
      #mulai berkhayal nih :)

      Delete
  22. met mlm mbk. banyak banget ilmu yang ku dapet darisini tentang dunia planet trmksih'y mbk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat malam juga :)
      Alhamdulillah... seneng kalau bisa bermanfaat :D

      Delete
  23. kalau aja bulan bisa ngomong...hehe
    met pagi Dee...met aktifitas ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehh... kayak lagu, :)
      Selamat malam, maaf telat balas :D
      hehee

      Delete
  24. semalat pagi sis,artikel yang sangat bermanfaat sekali,oia,blognya udah Q follow #219,ditunggu follback dan link backnya ea,thanks :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat malam, hehehh maaf telat balas :)
      sama-sama, senang kalau bermanfaat... asikk terimakasih follownya, udah saya follback juga di #10

      Delete
  25. Bagus postingannya, Ilmu manfaat bisa didapat disini+bisa untuk mengingat kebesaran tuhan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, terima kasih juga udah mampir disini :)

      Delete
  26. alhamdulillah dapat ilmu disini, makasih sharingnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sama-sama... terima kasih yaa udah mampir :)
      salam sukses....

      Delete
  27. tulisanx lengkap jg.., dpt pengetahuan baru ni.., thx ya *smile

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih...

      iya sama-sama, *kedip-kedip

      Delete
  28. Replies
    1. hehehh... mangga, wilujeng ngaleueut :D

      Delete
  29. Wah hitung2an kelihatan mahir banget
    Saya senang membacanya mbak...... tq

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah....
      semoga bisa bermanfaat, terima kasih sudah membaca :D

      Delete
    2. Dan terima kasih banyak FollBacknya :)

      Delete