Sunday, August 30, 2015

Book Review : Branded Outlaw by L. Ron Hubbard

No comments
This book originally published in 1938 in "Five-Novels Monthly" magazine
Re-published by Galaxy Press in 2011.

Sinopsis
Berangsur-angsur, dekatnya kematian mengempaskan semua pikiran lain dari kepala Lee. Dia menunggang di mimpi buruk yang pedih. Dia berlari cepat karena bisa melihat awan yang menandai pengejaran di belakangnya. Entah bagaimana, dia harus masuk ke dalam pegunungan.

Ketika masih kecil, Lee sering menunggang di sekitar tanah ini. Pun hanya karena dia sangat mengenal daerah ini, dia bisa mencapai mulut jurang yang mengarah ke labirin kusut berwujud ngarai dan puncak gunung. Di suatu tempat di depan sana, dia tahu ada sungai, dan di tepiannya ada gubuk penjerat tua yang tersembunyi dengan sangat baik. Karena para perawat ternak lebih tertarik dengan kawasan datar, maka mereka pun tidak pernah mendatanginya. Dulu di tempat itu, Lee menghabiskan minggu-minggu bahagia dengan memancing ikan trout. Tempat itulah satu-satunya kesempatan untuk hidup. Itu pun kalau dia bisa tetap sadar cukup lama untuk mencapainya.
—L. Ron Hubbard



Identitas Buku
Judul : Branded Outlaw
Judul AsliBranded Outlaw: A Tale of Wild Hearts in the Wild West
Penulis : L. Ron Hubbard
Penerjemah : Melody Violine
Kategori : Fiksi, Pulp
Dimensi Buku : 196 Halaman, 17x11.5 cm
ISBN9786028801003 
Penerbit : Ufuk Publishing House
Softcover, Cetakan Pertama, Mei 2010
Rate : 3/5

Review
Lee Weston menerima surat dari ayahnya. Ternyata Harvey Dodge, musuh lama ayahnya, telah kembali ke kota asal mereka. Lee bergegas menunggang dari Wyoming ke Pecos, New Mexico. Ironisnya, dia hanya menemukan ayahnya telah terbunuh, dan peternakan keluarganya terbakar rata dengan tanah. 

Merasa yakin bahwa Dodge adalah pelakunya, Lee berangkat untuk membalas. Tapi Lee malah terjebak di dalam adu tembak yang sengit. Dalam kondisi terluka parah, Lee melarikan diri ke pegunungan, tepat sebelum dia kehilangan kesadarannya. 

Bagaikan panggilan takdir, anak perempuan Dodge yang bernama Ellen menemukan Lee yang tidak sadarkan diri. Gadis cantik yang keras kepala ini pun diam-diam merawatnya hingga sehat kembali. Ketika Lee bersikeras untuk melanjutkan rencana pembalasannya, dia terjerat di dalam masalah yang lebih pelik. Dia dituntut atas tuduhan palsu, nyaris tewas diserbu massa yang mengamuk, dan dipandang hina oleh satu-satunya gadis yang pernah ditatap oleh Lee lebih dari satu kali.

- - - - - - - - - - -

Sebenarnya, saya agak bingung bagaimana menuliskan ulasan untuk buku mungil ini. Soalnya, selain menampilkan sinopsis, buku ini juga menampilkan review atau ulasan ceritanya itu sendiri. Nah, yang membuat saya bingung, review seperti apa yang harus tulis untuk buku ini, hehehe... toh, ulasannya udah ada, hwehehee.... Yang pasti sih, this is Great fun pulp fiction, konsep ceritanya menarik mengkombinasikan sejarah dengan plot dan adegan cerita petualangan yang menuntut untuk terus diikuti hingga lembar terakhirnya. Saya juga suka gaya penulisan Hubbard dan yang paling saya suka, bukunya ini juga diselipi gambar-gambar ilustrasi yang meskipun hitam putih saja tetapi semakin membuat cerita terasa detail dan nyata.

Buku ini berseri sampai delapan puluh seri lho. Jadi penasaran pengen baca kesemua karyanya Hubbard.

Oh iya, buku ini hadiah dari sahabat saya, Melody Violine yang juga penerjemah buku ini. Terima kasih bukunya, Mel... Suka :))

Review ini diikutsertakan dalam Tantangan Baca Ulas 2015 Season 2


No comments :

Post a Comment