Monday, September 21, 2015

Book Review : The Vampire Stalker by Allison van Diepen

No comments
What if the characters in a vampire novel left their world--and came into yours?

Amy is in love with someone who doesn't exist: Alexander Banks, the dashing hero in a popular series of vampire novels. Then one night, Amy meets a boy who bears an eerie resemblance to Alexander. In fact, he IS Alexander, who has escaped from the pages of the book and is in hot pursuit of a wicked vampire named Vigo. Together, Amy and Alexander set out to track Vigo and learn how and why Alexander crossed over. But when she and Alexander begin to fall for each other, Amy wonders if she even wants him to ever return to the realm of fiction.


Identitas Ebook
Judul : The Vampire Stalker
Penulis : Allison van Diepen
Bahasa : Inggris
Format/Ukuran Ebook : Adobe EPUB eBook, 1.1 MB
Penerbit : Scholastic, 2011
Rate : 4/5 Bintang

Review (((Spoiler Alert)))
Amy, si cewek geek yang belum pernah memiliki pacar ini tergila-gila pada cowok salah satu tokoh di novel favoritnya yang berjudul Otherworld.

Suatu ketika, Amy bertemu dengan seorang pemuda yang penampilan dan wajahnya sangat mirip gambaran dari tokoh idolanya Alexander Banks, si pembasmi vampir di novel Otherworld tersebut. Pada saat itu pula, Amy diganggu oleh seorang lelaki jahil dan kemudian si pemuda yang mirip dengan Alexander Banks itu menyelamatkannya.

Ternyata, si pemuda yang telah menyelamatkannya itupun memiliki nama yang sama dengan tokoh idolanya, Alexander. Dan setelah mengenal cukup dekat Alexander, Amy semakin yakin pula bahwa Alexander adalah Alexander si tokoh idolanya dari novel favoritnya yang masuk ke dunia Amy melalui sebuah portal dengan tujuan untuk memburu musuh bebuyutannya dalam novel Otherworld, yang bernama Vigo.

Vigo adalah vampir jahat yang telah membunuh orang tua Alexander. Karena alasan itulah Alexander memiliki dendam dan ingin membunuh Vigo.

Dengan bantuan Amy, Alexander akhirnya bisa beradaptasi dengan kehidupan dan cara hidup di dunia nyata. Namun, mereka kebingungan, karena Alezander tidak memiliki tempat untuk tinggal. Kepada ibunya, Amy mengatakan bahwa Alexander adalah sahabat baiknya yang tidak pernah macam-macam, maka dengan mudah pula akhirnya Mom, mempersilahkan Alexander untuk sering mampir bahkan menginap selama beberapa hari di rumah mereka dengan alasan mengerjakan tugas kelompok. Jadilah saat malam setelah Mum pergi tidur, Alexander keluar untuk melaksanakan misinya, memburu Vigo, yang mulai membunuh banyak orang untuk diminum darahnya.

Sementara Vigo yang semakin beringas menghabisi nyawa orang-orang yang tidak tahu apa-apa itu, pihak kepoloisian mulai turun tangan untuk menanggapi laporan-laporan yang semakin banyak tentang terbunuhnya remaja wilayah itu. Namun, polisi mengalami jalan buntu dalam menyelidiki kasus tersebut.

Seiring kedekatannya dengan Amy, mulai tumbuh pula rasa tertarik di hati Alexander kepada Amy. Di novel Otherworld, Alexander diceritakan sebagai sesosok pemuda yang cuek dan belum pernah benar-benar menyukai seorang gadis. Sedangkan Amy yang memang sudah cinta mati banget sama Alexander, selama ini terus menutup-nutupi perasaannya.

Vigo yang mengetahui tengah dikejar oleh Alexander dan mengetahui pula kedekatan Alexander dan Amy, menculik adik Amy untuk dijadikan umpan agar Alexander menyerahkan dirinya. Dengan demikan, menurut Vigo, ia akan lebih untuk menghabisi nyawa Alexander. Dengan bantuan teman Amy, Alexander dan Amy berhasil menyelamatkan adiknya. namun Vigo berhasil lolos dari kejaran mereka.

Setelah kejadian itu, datanglah sepupu Alexander dan Hannah, pacar nya.. Mereka merupakan tokoh di novel Oteherworld juga dan Hannah ini adalah vampir yang juga adiknya Vigo. Adapun tujuan kedatangan mereka untuk memberitahu Alexander bahwa di Otherworld saat itu, para vampire mulai memilih ketua baru karena Vigo hilang dan kemudian beredar informasi bahwa Alexander lah yang telah membunuh Vigo. Mereka mau agar Vigo kembali ke dunia Otherworld. Akhirnya, mereka sepakat, membuat pertemuan dan kemudian Vigo pun setuju untuk kembali ke Otherworld.

Mendengar tentang Vigo yang mau kembali ke Otherworld, Amy sangat senang karena itu artinya, Chicago, tempat tinggalnya, kini terbebas dari vampir jahat yang telah banyak membunuh para remaja tak bersalah. Namun, disaat itu pula, Amy sadar dan kemudian ia merasa sangat sedih dan ada rasa yang terasa begitu sakit di hatinya. Karena jika Vigo kembali ke Otherworld, Alexander pun akan kembali kesana.

Ternyata, kesepakatan Vigo untuk tidak lagi membunuh para remaja dan segera kembali ke Otherworld hanyalah tipu muslihatnya belaka. Justru ia ingin membunuh Amy, karena ia tahu Alexander begitu perhatian dan menyayangi Amy. Amy nyaris saja terbunuh, beruntung Alexander berhasil menolongnya. Setelah aksi berkelahi yang cukup terasa detail dan nyata, Alexander berhasil menusuk pasak Vigo hingga akhirnya ia mati.

And finally, Amy merasa sangat bahagia, ketika Alexander memutuskan untuk tidak kembali Otherworld. Demi Amy, ia akan memulai hidup baru, tinggal dan belajar banyak hal tentang cara hidup di dunia Amy. Akhir cerita yang sangat manis. Sukaaa >_<

==========

Ini adalah untuk pertama kalinya saya membaca karya Allison van Diepen. dan Waww, suka banget!!!. Allison lihai banget membuat cerita yang bagus dan sangat enak untuk dibaca. Lebih dari itu, bikin ketagihan jadi berharap ada lanjutannya, hihiii... :D

Ide ceritanya menarik, tentang seorang gadis yang jatuh cinta sama tokoh pemuda dari buku favoritnya dan kemudian, tada!!!... si cowok itu muncul dan kemudian membalas cintanya. Sweet banget, aslinya deh. Selain itu, suka banget sama karakter dari tokoh Amy yang digambarkan sebagai seorang gadis yang penyayang, baik hati, lembut dan rumahan banget. Begitu pula dengan karakter tokoh Alexander yang sopan.

Oh iya, Alexander pernah berkata bahwa di dunianya, bahwa :
seorang perempuan itu harus mampu menjaga kehormatannya, seorang perempuan juga harus diperlakukan dengan hormat dan tidak boleh melakukan hal-hal yang memang tidak boleh dilakukan oleh seorang perempuan yang belum menikah. Menurut saya, itu jadi salah satu pesan penting yang ingin disampaikan oleh penulis kepada para pembacanya. Selain itu, dengan membaca kisah Amy dan Alexander ini, saya menangkap bahwa bukan tidak mungkin impian besar yang kita miliki yang selama ini kita yakini sebagai impian belaka dan tidak mungkin terwujud justru bisa terwujud dan membawa kebahagian tak terduga bagi kita. Teruslah yakin dan jangan lelah untuk berdoa. Dari kisah Amy dan Alexander pula, kentara banget tentang pengorbanan dua orang yang saling mencintai dengan tulus untuk bisa bersama dan hidup bahagia. So Sweet...

No comments :

Post a Comment