Friday, September 4, 2015

Book Review : Warisan Sang Raja - Misteri Kekayaan Terbesar Sepanjang Zaman by Jim Stoval

No comments
Warisan Sang Raja adalah sebuah faksi---fakta yang disampaikan dengan gaya fiksi---tentang upaya seorang raja bijaksana meninggalkan warisan kekayaan yang abadi bagi generasi masa depan. Ia mengundang rakyatnya, dari berbagai kalangan dan semua sudut kerajaannya, untuk berbagi rahasia kesuksesan hidup mereka. Namun, ketika harus menentukan rahasia yang terbesar di antara semua rahasia yang dipaparkan rakyatnya, ia menghadapi dilema: Bagaimana caranya menentukan kebijaksanaan terpenting dalam hidup? Ia sama sekali tidak mengira bahwa jawabannya akan datang dari tempat yang paling tak terduga dan paling biasa.



Identitas Buku
Judul : Warisan Sang Raja - Misteri Kekayaan Terbesar Sepanjang Zaman
Judul Asli : The King's Legacy
Penulis : Jim Stoval
Penerjemah : Putri Mayan Kalingi
Dimensi Buku : 170 halaman, 12,5 x 19 cm
ISBN : 978-979-22-5377-1
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Paperback, Cetakan Pertama, 2010
Rate : 4/5

Review
Once upon a time.... Disuatu tempat yang nun jauh disana, di tempat yang tak berpeta. Berdirilah suatu kerajaan dimana kini sang Raja merasa bahwa usianya sudah semakin tua, ia berniat untuk melakukan "sesuatu" yang lain daripada yang lain. "Sesuatu" yang bahkan belum pernah dilakukan oleh raja-raja sebelumnya. Adapun hal yang lebih utama dari yang sedang ia rencanakan itu adalah, bahwa apapun wujud dari niat/rencananya itu harus dapat bermanfaat bagi masyarakatnya juga untuk mengenang dirinya jka ia sudah meninggal nanti.

Terkait rencananya itu, ia bercerita dan meminta pendapat dari penasihatnya. Penasihatnyapun memberikannya berbagai pilihan, salah satunya adalah pembangunan monumen. Namun, sang Raja merasa tidak 'sreg' dengan beberapa pilihan yang ditawarkan penasihatnya. Menurutnya, semua tawaran dan saran dari penasihatnya itu tidak menunjukkan dan tidak mengandung suatu 'kebijaksanaan' sebagaimana yang inginkan ada sesuatu yang sedang ia rencanakan itu. Ia bingung : Bagaimana caranya menentukan kebijaksanaan terpenting dalam hidup?

Sang Raja pun mengundang rakyatnya dari berbagai kalangan untuk berbagi rahasia kesuksesan hidup mereka. Dalam pencarian 'kebijaksanaan'-nya, Sang Raja mengundang pedagang, prajurit, penyair, petani, tabib, badut, orang tua, pelancong, pencanang kota, bankir, pemburu, sejarawan, buruh, ilmuwan, hakim, hingga para sesepuh.

Setelah mengundang rakyatnya dan berbagi pengalaman tentang kesuksesan dan kebijaksanaan, sangRaja masih belum menemukan apa yang ia cari. Ia pun terus mencari "kebijaksanaan" itu tanpa henti. Karena menurutnya, dengan "kebijaksanaan"-nya itu, maka kehidupan akan menjadi anugerah bagi orang-orang di sekitar dan generasi yang akan datang.

Kebijaksanaan adalah kebenaran, dan pada akhirnya, kebenaran akan menemukan cahaya hari ini dan mengungkapkan dirinya sendiri. Dan itulah yang akhirnya didapat sang raja dari gadis kecil yatim piatu yang diasuh neneknya, yang jika diperhatikan sekilas, si gadis hanyalah seorang anak kecil yang belum mengerti apa-apa. Namun justru, dari sosok kecilnya itulah "kebijaksanaan" yang ia cari-cari selama ini akhirnya ia dapatkan abadi yang tak disangka. Namun kebijaksanaan segala zaman justru ditemukan dari seorang gadis kecil. Sang Raja pun akhirnya bisa mewariskan sesuatu yang ia harap dapat bermanfaat dan abadi bagi rakyatnya kelak, bagi para generasinya di masa depan.

= = = = = = = = = =

Upaya Sang Raja dalam menggali informasi warisan penting bagi rakyatnya inilah yang menjadi pusat tema dari novel faksi (fakta yang disampaikan dengan gaya fiksi) ini. Dimana di masa lalu, raja-raja berebut pengaruh dengan sesama raja lainnya, dengan cara menaklukkan dan menambah wilayah jajahan.Itu akan menimbulkan kebanggaan bagi negaranya, bagi sang raja, juga rakyatnya. Sebab raja-raja itu akan dikenang sepanjang sejarah sebagai sang penakluk yang juga diagungkan dan dibanggakan. Agak berbeda sebagian pemimpin di zaman sekarang hanya akan mewariskan harta untuk anak cucunya. Ada juga mewariskan masalah dan utang kepada rakyat setelahnya, yang justru harus dibayar oleh anak cucunya bahkan oleh rakyatnya sendiri.

Buku ini dituturkan dengan bahasa yang sederhana dan lugas sehingga sangat enak dibaca. Pesan-pesannya yang lebih banyak mengarah kepada kekuatan moral inipun dengan mudah bisa dimaknai tanpa butuh waktu yang lama baik itu saat ataupun setelah selesai membaca hingga halaman terakhirnya.

Ini adalah kali pertama saya membaca buku karya Jim Stoval, dan ternyata ini adalah sebuah buku yang bagus. Nyesel, hanya membiarkannya duduk manis begitu saja di rak buku selama ini. Menurut saya buku ini sangat baik untuk dibaca oleh semua kalangan tanpa batasan umur. Di dalamnya sarat akan pesan-pesan moral yang akan sangat berguna untuk pembentukan perilaku kita untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi. Jadi penasaran pengen baca karya-karya Jim Stoval lainnya.

Semoga bisa bermanfaat bagi siapapun yang sedang mencari informasi tentang buku ini. Yang masih ragu-ragu untuk membacanya, Ayooo Baca!!!
#Recommended!!!

No comments :

Post a Comment