Saturday, February 25, 2017

Book Review : Cosmos by Carl Sagan

2 comments
One of the best-selling science books ever published in the English language. Author Carl Sagan died in 1996. Associated Press: "Carl Sagan is one of the most brilliant scientists of our times... He has done an excellent writing job as he delves into the past, present, and future of science, dealing with the mindstaggering enormity of the cosmos in which we exist." New York Times Book Review: "Enticing, imaginative, readable, iridescent." This book has a bound full color glossy center photo insert.

Find Me on Instagram : ade_reads

Humans... How little we are. How little we know.

Finally I finished this book last night at about 23:00. This is one of the best popular scientific books that I have read. This book is well written, reads like a mystery novel and is a great source of interesting information. Scientific information is explained in "simple reader" language.

The focus in this book is on astronomy : how big is our universe, how old it is, how it "works", etc. Sagan pays a lot of attention to stars and galaxies, but also presents the more advanced topics of black holes and pulsars. There are also occasional earthly detours - evolution of life on earth, ancient greeks, the library of Alexandria, voyages of explorers, etc. The book also tries to bring up some philosophical questions, especially in relation to the possibility of other civilizations in the cosmos, and how a contact between us and them would happen.

Highly recommendation!

"The atoms of our bodies are traceable to stars that manufactured them in their cores and exploded these enriched ingredient across our galaxy, billions of years ago. For this reason, we are chemically connected to all molecules on Earth. And we are atomically connected to all atoms in the universe. We are not figuratively, but literaly stardust."
Neil deGrasse Tyson

Wednesday, January 25, 2017

Book Review : The Circle by Dave Eggers

1 comment
Paperback, 600 pages
Published September 2016 by Bentang Pustaka
(first published October 8th 2013)
Genres : Fiction, Science fiction, Technology, Adult

Just finished reading this book before it hits the big screen April this year. Starring by Emma Watson and Tom Hanks. This book is completely relevant to our current social media filled lives


==========================================

SECRET ARE LIES, SHARING IS CARING,
PRIVACY IS THEFT

The Circle is about Mae, Maebelline Renner Holland (24 year old) who thanks to a sweet hook up from a friend lands a job at The Circle, the world largest internet company (like Google, Facebook, Twitter and etc in one) that has big plans for privacy, government and surveillance. Definitely got me thinking more about the role that social media already plays in our lives, the transparency of our life and the implications of that transparency. I think it's time to take a step back and evaluate this point

This book is not very engaging, the storyline is poor but Eggars touches on some of the internet erras biggest questions, such a privacy, oversharing the attention drain and more. I appreciated he brought out about the above topics

I love Mercer, by the way 😭😭 and I hate Mae 😠

Book Review : It Had To Be You by Susan Elizabeth Phillips

No comments
Bagi Phoebe Somerville, tim football bernama Chicago Stars jelas bukan sebuah warisan yang glamor. Tapi itu tidak seberapa dibandingkan harus berhadapan langsung dengan si pelatih, Dan Celebow, yang tak hanya seksis tapi juga pemarah. Buruknya lagi, ternyata perasaan itu timbal-balik. Di mata Dan, Phoebe adalah bos yang paling dia benci setengah mati, tak lebih dari sekadar perempuan tak berotak yang bahkan sama sekali tak tahu-menahu tentang aturan permainan football. Benar-benar tak berguna!

Jadi, apakah ada penjelasan yang logis tentang ketertarikan Dan kepada Phoebe? Lalu, kenapa bagi Phoebe, bibir Dan yang kasar dan kurang ajar itu menyebalkan sekaligus menggoda untuk dicium? Api dan bensin ditakdirkan untuk saling menghancurkan, bukannya malah saling jatuh cinta... dan membakar satu sama lain dengan gairah yang tak bisa dijelaskan oleh kata-kata.

Ya Tuhan. Ini memang benar-benar kisah cinta yang tak masuk akal!

Paperback, 504 halaman
Diterbitkan oleh Gagas Media, April 2011 
(Pertama kali terbit 1 Januari 1994)
Genre : Fiksi, Romance, Dewasa, Olahraga, Humor

Komedi, terutama komedi romantis adalah salah satu genre bacaan favorit saya. Tapi justru untuk buku pemenang Laughter Romance Award tahun 2000 ini, yang awalnya saya pikir, saya akan sangat menyukai buku ini, tapi ya... ternyata tidak. Lebih tepatnya ada bagian-bagian cerita yang saya suka dan ada bagian-bagian yang tidak saya suka. Tidak suka disini maksudnya yaa,benar-benar gak suka, haha...

Phoebe Somerville, tokoh utama perempuan pada cerita ini digambarkan sebagai sesosok perempuan dengan masa kecil yang menyedihkan. Ia kerap mendapat hinaan karena badannya yang gemuk, kemudian ia mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh saudara sepupunya. Sebuah pengalaman yang begitu pahit untuk Phoebe, terlebih ia tidak bisa berbagi kesedihannya itu dengan orang lain. Ibunya sudah meninggal, sedangkan ayahnya tidak pernah mempercayai sedikitpun kata-katanya. Phoebe tumbuh menjadi remaja yang rapuh. Beranjak dewasa, ia memutuskan untuk pergi ke Paris dan menjadi seorang model. Yak! model!. :P

Kemudian, sosok Phoebe yang rapuh telah bertransformasi menjadi sosok perempuan muda yang cantik dengan tubuh yang indah, cerdas dan juga tangguh. 

Ditengah pro dan kontra terhadap karienrnya sebagai sebagai model lukisan telanjang, ckckk... ia mendapat kabar bahwa ayahnya yang sudah cukup lama tidak iatemui, meninggal dunia. Usai acara pemakaman elegan dengan dihadiri oleh orang-orang terhormat yang kemudian berubah kacau karena ulah Pooh, anjing kesayangan Phoebe, Phoebe diberitahukan pengacara ayahnya bahwa ia mendapatkan warisan berupa tim football profesional bernama Chicago Star yang paling terkenal saat itu. Sesuatu yang jauh diluar dugaan Phoebe. Ia justrumengira tidak akan mendapatkan satu senpun harta warisan, mengingat selama ini ia memiliki hubungan yang tidak baik dengan ayahnya. Ia semakin bingung karena tidak tahu apa-apa tentang football.

Melalui Chicago Star, Phoebe bertemu dengan Dan Calebow, pelatih Chicago Star yang dikenal sebagai laki-laki tampan namun pemarah. Bagi Dan, Phoebe tak lebih dari sekadar perempuan tak berotak dan tak berguna. Begitu pula sebaliknya, bagi Phoebe, Dan adalah laki-laki kasar yang menyebalkan. 

Lalu apa jadinya Chicago Star jika ide-ide dan pemikiran pemilik dan pelatihnya saja selalu bertolak belakang... dan bagaimana bisa ditengah situasi seperti itu Dan dan Phoebe justru saling tertarik... -_-

2/5 bintang untuk buku ini. Kenapa? Saya tidak suka dengan bagian tentang kebiasaan hidup bebas beberapa tokohnya. Meskipun sebenarnya ini bisa sangat dimaklumi karena Amerika menjadi setting tempat pada cerita ini. Tapi saya suka dengan ide penulis yang menggabungkan tema olahraga dan roman menjadi sebuah cerita yang ternyata bisa menarik untuk diikuti, juga bagian dialog-dialog antar tokohnya yang kocak dan cerdas. Buku ini juga mencoba mengingatkan pembacanya bahwa manusia pada dasarnya baik, bahwa ada pahlawan setiap hari dimana saja, dan bahkan ketika hidup dirasa berada pada masa paling kelam, percayalah kegelapan tidak akan pernah menang.