Wednesday, May 15, 2013

MENGINTIP KEHIDUPAN ASTRONOT DI LUAR ANGKASA

9 comments
Assalamualaikum...

Astronot adalah adalah sebutan bagi orang yang telah menjalani latihan dalam program penerbangan antariksa manusia untuk memimpin, menerbangkan pesawat, atau menjadi awak pesawat antariksa. 

Nah,  pernah terpikirkan gak, bagaimana para astronot hidup di luar angkasa sedangkan mereka untuk bergerak saja dengan cara melayang?
Khususnya buat kamu yang bercita-cita menjadi seorang astronot, yuk kita intip bagaimana mereka hidup dan bekerja di pesawat luar angkasa.

1. Makanan
Makanan luar angkasa dan
perlengkapan makan
Astronot dapat memakan makanan seperti kita yang berada di Bumi.
Pada awal tahun 1960-an, makanan luar angkasa hanya seukuran satu gigitan atau dibungkus dalam tabung alumunium. Makanan dibuat seperti ini supaya tidak terlalu berat dan tidak memakan banyak tempat.

Sejak tahun 1970-an, selama masa Apollo, jumlah jenis makanan luar angkasa meningkat. Saat ini, terdapat 150 jenis makanan yang berbeda-beda. Makanannya mirip seperti makanan yang kita makan di bumi.

Makanan luar angkasa diletakkan dalam kontainer plastik. Beberapa makanan luar angkasa dapat awet dengan cara menambahkan air hangat atau air dingin, sementara yang lainnya bisa dipanaskan dalam oven. Makanan seperti buah-buahan, roti, dan kacang dapat dimakan seperti biasa. Jika meminum cairan, harus menggunakan sedotan dari tempat yang dibungkus. Ini perlu dilakukan agar cairan tidak meluber dan merusak mesin.

Di luar angkasa
permen dapat melayang
Di Stasiun Luar Angkasa Internasional, 300 jenis makanan yang berbeda telah direncanakan ada di daftar menu.

2. Pakaian
Pakaian untuk
didalam pesawat
luar angkasa
Para astronot mengenakan jenis pakaian yang sama dengan yang kita pakai di bumi. Dalam pesawat luar angkasa, tekanan udara dijaga besarnya 1 atmosfer, sama dengan yang kita rasakan di permukaan bumi.

Suhu dan kelembaban juga diatur sehingga para astronot dapat tinggal dengan nyaman. Oleh karena itu, para astronot tidak memerlukan pakaian khusus kecuali pakaian warna oranye yang dipakai ketika peluncuran dan saat kembali ke bumi. Para astronot mengenakan pakaian yang sama dengan kita di bumi.

Para astronot tidak bisa mencuci pakaiannya di luar angkasa. Jadi, mereka membawa beberapa pakaian dalam supaya bisa diganti setiap hari. Mereka juga membawa pakaian dan celana dari bahan katun.

Pakaian khusus di luar angkasa
Saat astronot mengerjakan tugasnya di luar angkasa, mereka mengenakan pakaian khusus luar angkasa. Pakaian luar angkasa ini adalah pakaian yang sangat kuat dengan berbagai macam fungsi yang telah didesain untuk melindungi mereka dari lingkungan yang berbahaya bagi kehidupan mereka, seperti radiasi dan keadaan vakum.

3. Mandi
Para astronot membersihkan tubuh mereka dengan handuk basah, dan mencuci rambut mereka dengan shampo tanpa air. Karena air tidak dapat mengalir di lingkungan yang tidak ada gravitasinya, para astronot tidak bisa mencuci tangannya di keran seperti yang kita lakukan di bumi. Jadi, tidak ada bak mandi atau shower di kapal luar angkasa.

Ketika para astronot ingin memcuci tangan atau wajah mereka, mereka akan mengusapnya dengan alkohol atau menggunakan handuk basah yang telah diberi sabun. Jika para astronot ingin mencuci rambut mereka, mereka menggunakan shampo tanpa air yang tidak membutuhkan air untuk dapat dibilas. Shampo tanpa air ini digunakan karena tidak ada busa yang dapat mengganggu di pesawat luar angkasa. Jika sudah selesai, mereka akan menggunakan handuk untuk mengeringkannya. Untuk membersihkan tubuh mereka, mereka cukup menggunakan handuk yang telah dibasahi dengan sabun.

4. Toilet
Toilet pesawat
luar angkasa
Para astronot mengaitkan tubuh mereka ke toilet sehingga tubuh mereka tidak melayang. Kemudian mereka menggunakan alat seperti vacuum cleaner untuk menyedot segala jenis sampah buangan. Di dalam pesawat luar angkasa tidak ada bak mandi atau shower, tapi ada toilet. Toiletnya seluas 1 x 1 meter. Laki-laki dan perempuan menggunakan toilet yang sama.

Toiletnya mirip seperti toilet orang barat yang kita gunakan di bumi. Meskipun demikian, ada sedikit perbedaan. Para astronot mengikatkan tubuh mereka di toilet sehingga mereka tidak melayang. Kemudian mereka menggunakan alat seperti vacuum-cleaner untuk menyedot sampah buangan. Sampah buangan ini kemudian dikeringkan dalam vacuum.

Toilet tidak dipisahkan oleh pintu, melainkan hanya korden. Jadi, kalian bisa bayangkan suara dari dalam toilet pasti terdengar dari luar. Meskipun begitu, di dalam pesawat luar angkasa sangat bising. Suara dari kipas angin, motor, dan alat-alat bising lainnya terlalu berisik saat toilet digunakan, sehingga suara dari dalam toilet tidak akan terdengar dari luar.

Toilet untuk pelatihan
Agar dapat duduk dengan pas di penyedot toilet yang hanya berukuran 10 cm, para astronot menggunakan peralatan pelatihan yang dilengkapi dengan kamera.

5. Tidur
Astronot
dengan tas tidur
terikat di dinding
Para astronot tidur di ruang tidur dengan tas tidur. Mereka mengikat tubuh mereka dengan longgar sehingga tidak terapung-apung saat tidur. Di daerah tanpa gravitasi, tidak ada istilah "naik" atau "turun".

Para astronot dapat tidur dengan menghadap ke arah manapun. Namun, tetap saja tidak baik jika tidur melayang-layang ke segala arah. 

Jadi, para astronot tidur di ruang tidur dengan tas tidur. Mereka mengikat tubuh mereka dengan longgar sehingga tubuh mereka tidak melayang-layang pada saat tidur di pesawat luar angkasa.

Penutup mata dan telinga dibutuhkan oleh para astronot agar dapat tidur pada kondisi yang bising akibat suara AC atau mesin lainnya.

Para astronot mengalokasikan waktu tidur selama delapan jam setiap hari. Namun, mereka paling hanya akan tidur selama enam jam disebabkan mereka harus bekerja dalam waktu yang sangat lama atau menikmati pemandangan dari jendela pesawat luar angkasa.

6. Olah raga
Berolah raga dengan treadmill
di dalam stasiun
luar angkasa Internasiona
l
Para astronot membutuhkan latihan untuk menjaga otot dan tulang mereka agar tetap kuat. Di bumi, manusia selalu bergerak dengan melawan gravitasi dengan otot dan tulang mereka, kecuali pada saat mereka tidur. Di luar angkasa, manusia tidak perlu menggunakan tenaga untuk melawan gaya gravitasi. Ini menyebabkan otot dan tulang manusia menjadi semakin lemah.

Untuk menjaga agar tubuh astronot tetap kuat, mereka melakukan beberapa olahraga. Mereka akan berolahraga selama dua jam dengan mesin latihan, seperti treadmills dan ergometers.

Treadmill adalah alat di mana astronot berlari di alat tersebut, sedangkan tubuh mereka diikat. Ergometer adalah alat seperti sepeda, tapi tanpa roda. Kualitas latihan dapat disesuaikan dengan mengubah tekanan pedal.

7. Kebersihan
Membersihkan penyaring udara
Para astronot melakukan kerja bakti untuk membersihkan ruang kerja mereka. Di Stasiun luar angkasa tentu ruangan akan menjadi kotor dan banyak sampah setelah makan. 

Di sela-sela tugas mereka, para astronot membersihkan tempat makan, mengganti penyaring udara ruangan, mengumpulkan sampah, serta membersihkan dinding dan lantai. Mereka menggunakan deterjen cair, sarung tangan plastik, serbet pembersih serbaguna, dan vacuum cleaner untuk membersihkan ruangan.

Untuk membersihkan ruangan, mereka menyemprotkan deterjen, mengelap dengan serbet pembersih, dan menyedot debu-debu. Pada saat menggunakan deterjen, mereka menggunakan sarung tangan. Sampah yang dikumpulkan dan sarung tangan yang terpakai akan dibawa kembali ke bumi.

8. Sakit
Peralatan pengobatan
Astronot yang telah dibekali kemampuan pengobatan akan mengobati astronot yang sakit. Setiap astronot di pesawat luar angkasa memiliki tugas khusus. Masing-masing telah dibekali pelatihan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas tersebut. Untuk pertolongan kesehatan, Tim Bagian Kesehatan adalah kelompok yang diberikan tugas tersebut.

Tim Bagian Kesehatan telah dilatih tidak hanya untuk memberikan pertolongan pertama, tapi juga untuk memberikan pertolongan medis seperti menjahit luka dan memberi injeksi. Semua astronot telah dilatih untuk memberikan pertolongan pada orang yang terkena serangan jantung.

Banyak peralatan kedokteran dan obat-obatan di dalam kotak medis pesawat luar angkasa. Perlengkapan ini dibutuhkan untuk mengobati luka ringan dan cedera selama penerbangan pesawat. Perlengkapan ini juga berguna dalam menstabilkan kondisi astronot saat terbang kembali ke bumi.

9. Hiburan
Para astronot menghabiskan waktu luang mereka untuk membaca buku favorit mereka, mendengarkan musik, atau memandangi bumi.

Para astronot diperbolehkan membawa barang-barang mereka sendiri. Mereka dapat menghabiskan waktu luang mereka dengan membaca buku favorit mereka, mendengarkan musik, dll.

Pemandangan bumi dari jendela pesawat luar angkasa
Karena bumi dan bintang-bintang terlihat indah dari jendela pesawat luar angkasa, mereka juga sering memandangi jendela dan mengambil foto.

Di Stasiun Luar Angkasa Internasional, mereka dapat menonton film dari DVD, dan sekali seminggu mereka dapat berbicara dengan keluarga mereka di bumi.


Nah, seperti itulah kehidupan para astronot yang bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Pastinya sangat menyenangkan menjadi astronot dan bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional tersebut, karena dapat melihat secara langsung pemandangan indah planet Bumi dari luar angkasa sana. Namun, tentu saja pekerjaan-pekerjaan yang harus dikerjakan disana tidaklah semudah seperti yang kita bayangkan. Tapi buat kamu yang bercita-cita menjadi astronot jangan pernah patah semangat, kejar terus cita-cita mu yaa...

Wassalamualaikum... Wr, Wb.



Sumber dan Referensi :

9 comments :

  1. enak yaa kalau bisa jadi Astonout ... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya begitu, pengen banget bisa jadi seorang Astronot >_<

      Tapi tentunya setiap pekerjaan punya resiko, punya sisi enak dan gak enaknya ya :)

      Delete
  2. kalau saya pingin jadi superman sob,soalnya enak bisa terbang ke bulan,he...he...,makasih artikelnya menambah wawasan.

    ReplyDelete
  3. jadi ngebayang kalau pas buang air besar terus tu kotoran tidak jatuh ke lobangnya melainkan melayang2 hahahahaha

    ReplyDelete
  4. kalo tinggal-hidup di stasiun ruang angkasa gitu, masih punya rasa ngantuk nggak ? nguap lalu tertidur seperti normal di bumi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengenai detailnya, saya juga kurang tahu :D... cuma dengan adanya keterangan bahwa para astronot yang bekerja di stasiun ruang angkasa bisa bisa tertidur juga, berarti mereka juga merasakan mengantuk :)

      Delete