Friday, June 14, 2013

Mari Lebih Memahami Tentang Gerhana Matahari

20 comments
Assalamualaikum... 

Gerhana adalah fenomena astronomi yang terjadi sebuah benda angkasa bergerak ke dalam bayangan sebuah benda angkasa lain. Istilah ini umumnya digunakan untuk gerhana Matahari ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, atau gerhana bulan saat sebagian atau keseluruhan penampang Bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Namun, gerhana juga terjadi pada fenomena lain yang tidak berhubungan dengan Bumi atau Bulan, misalnya pada planet lain dan satelit yang dimiliki planet lain.

Pada kesempatan kali ini, yang akan kita bahas secara khusus yaitu mengenai Gerhana Matahari.

Pengertian Gerhana Matahari
Gerhana matahari terjadi pada waktu bulan berada di antara bumi dan matahari, yaitu pada waktu bulan mati, dan bayang-bayang bulan yang berbentuk kerucut menutupi permukaan bumi. sehingga sebagian menutupi Matahari.

Peristiwa gerhana matahari setiap tahunnya berkisar antara dua sampai lima peristiwa. Gerhana matahari yang terjadi sebanyak dua kali dalam setahun adalah sekitar 75%. Sedangkan untuk terjadinya lima kali gerhana matahari dalam satu tahun, peristiwa ini jarang terjadi, peristiwa terakhir terjadi pada tahun 1935. Kali berikutnya Peristiwa yang sama, lima gerhana matahari dalam satu tahun diperhitungkan akan terjadi pada tahun 2206.

Skema terjadinya Gerhana Matahari
Perhatikan gambar diatas.
Bayang-bayang bulan ada dua bagian, yaitu umbra dan penumbra. Umbra adalah bagian yang gelap dan berbentuk kerucut yang puncaknya menuju ke bumi. Penumbra adalah bagian yang agak terang dan bentuknya makin jauh dari bulan semakin lebar. Daerah yang berada dalam liputan umbra akan mengalami gerhana matahari total, sedangkan yang berada dalam liputan penumbra mengalami gerhana matahari sebagian.

Pada gerhana matahari total akan tampak cahaya korona matahari yang bentuknya seperti mahkota dan semburan gas dari permukaan matahari yang berwarna lebih merah. Gerhana matahari total merupakan peristiwa langka dan hanya bisa dilihat dari lokasi tertentu di bumi karena totalitas hanya terjadi di sepanjang lintasan sempit yang merupakan bagian paling gelap dari bayangan bulan (umbra). Maksimal dalam satu tahun hanya dapat terjadi dua gerhana matahari total. 

Proses Terjadinya Gerhana Matahari
Apabila Gerhana posisi Bulan terletak berada pada satu garis lurus , di antara Bumi dan Matahari maka akan tertutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari.matahari terjadi. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi. Penyebab lain adalah letak Bulan yang lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Lama Waktu Berlangsungnya Gerhana Matahari
Gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Pada saat terjadi gerhana Matahari orang dilarang melihat langsung dengan mata telanjang ke arah Matahari. Jika dilakukan maka mata dapat mengalami kerusakan permanen dan mengakibatkan kebutaan.

Macam-Macam Gerhana Matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana Matahari total, gerhana Matahari sebagian, dan gerhana Matahari cincin.

Gerhana Matahari Total.

Animasi Gerhana Matahari Total 29 Maret 2006
Sumber/Credit : Astro Surf/Pedro Re
Sebuah gerhana matahari dikatakan sebagai gerhana total apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.

Gerhana Matahari Sebagian.
Animasi Gerhana Matahari Sebagian 4 Januari 2011
sumber : Night Sky
Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan(saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.

Gerhana Matahari Cincin.
Animasi Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009
Credit : Jeff Teng
Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.

Cara Aman Mengamati Gerhana Matahari
Peristiwa Gerhana Matahari memang sayang jika dilewatkan. Namun, bagi kamu yang ingin mengamatinya juga tidak boleh sembarangan. Salah-salah, penglihatan yang jadi korbannya.

Seperti yang tertulis diatas, Gerhana Matahari memang diyakini memiliki sinar radiasi yang mampu mengganggu penglihatan. Gangguan ini bisa menyebabkan kebutaan sesaat hingga permanen.

Tips Cara Aman untuk Mengamati Gerhana Matahari
Namun, bukannya tidak mungkin bagi kita untuk mengamati fenomena alam ini dengan benar. Setidaknya, ada beberapa cara yang aman untuk mengamati kejadian ini.
1. Memanfaatkan pantulan cermin.
Untuk bisa melakukannya, kita harus mengarahkan sinar Matahari dengan cermin ke tanah. Bayangan yang ada di tanah inilah yang bisa kita nikmati dengan nyaman.

2. Menggunakan refleksi dari dua kertas tebal.
Caranya, kertas pertama dilubangi kecil dan ditempatkan di depan kertas satunya dengan sudut kemiringan menghadap Matahari. Pantulan di kertas kedua ini yang bisa dilihat.

3. Memanfaatkan perlengkapan yang memang dipersiapkan secara profesional untuk melihat gerhana ini.
Bisa dengan topeng khusus, filter teropong khusus, dan sebagainya. Namun, jangan lupa untuk memastikan dulu apakah perlengkapan ini masih layak untuk digunakan.

Selain dengan perlengkapan di atas, jangan sekali-kali berani mencoba mengawasi gerhana ini secara langsung. Jika tidak, penglihatan kamu yang sangat berharga akan menjadi korbannya.

Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum... Wr, Wb.

20 comments :

  1. pake kacamata hitam gak sepeunhnya aman, ya itu aja gak boleh lebih dari 1 menit .. kalo gak salah gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuph.. betul sekali sist, apalagi kalau kacamata hitamnya yang berkualitas rendah yang banyak beredar sekarang, jadi kayaknya mendingan beli yang kualitasnya baik, harganya mahal dari pada murah tapi gak aman dipakai..
      #ehh...kok jadi kayak SPG kacamata yaa :D

      Delete
  2. Kl dulu malah ada yg pke bekas foto rontgen, hehe... jd ingat waktu sekolah dulu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul Pak, sekarang juga masih ada yang pakai kertas bekas foto rontgen. Tapi kalau untuk mengamati gerhana Matahari mungkin kurang aman juga...:)

      Delete
  3. mantap infonya, saya juga pernah mengalami suasana gerhana matahari, gelap memang lupa taun berapa, rada ngeri juga sih. terima kasih sudah berbagi. Salam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, wahh.. pasti sangat berkesan dan gak akan terlupakan... karena gerhana matahari total termasuk yang jarang terjadi...

      Delete
  4. Cantik sekali ya gerhana matahari sebagian ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak... seperti aku... xixixi... :D

      Delete
  5. sangat menambah wawasan saya sob, dulu saya pernah mengalami gerhana matahari total kalau nggak salah tahun 89 itu juga kalau nggak salah.thks infonya sob

    ReplyDelete
    Replies
    1. :) Senang mendengarnya....
      pasti sangat berkesan bisa mengalami Gerhana Matahari Total, tapi kayaknya seram juga ya, hehe

      Delete
  6. katanya bisa jadi buta yah mbak ...

    ReplyDelete
  7. katanya bisa menyebabkan kebutaan yyah ??

    ReplyDelete
  8. kalo liat gerhana supaya ga buta kayanya harus pake kacamata atau pelindung mata

    ReplyDelete
  9. Izin nyimak aja sob,,
    artikelnya mantap sekali untuk menambah wawasan..

    Salam :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam... Silahkan...
      Terima kasih :D

      Delete
  10. Hallo kita ada juga nih artikel tentang 'Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan', Silahkan kunjungi dan dibaca. Ini linknya;
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/5004/1/DOKUMEN%20PRESENTASI.pdf
    Thank you.
    Semoga bermanfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo... oke sip, nanti saya baca-baca yaa :D
      Terima kasih,

      Delete