Tuesday, November 19, 2013

Inilah Saat-Saat Penting Yang Dialami Komet ISON Dalam Perjalanannya Menuju Perihelion

20 comments
Assalamualaikum....

Perihelion adalah titik terdekat dalam garis edar suatu benda angkasa mengelilingi Matahari. Nah, seperti yang kita tahu.... pada tanggal 28 November 2013 nanti, Komet ISON akan mencapai perihelionnya atau jarak terdekatnya dengan Matahari.

Dan seperti yang telah kita ketahui juga, sejak tanggal 15 November 2013 lalu, Komet ISON sudah mulai bisa diamati dengan mata telanjang. Namun sayang, sampai saat ketika saya menulis tulisan ini, saya belum berhasil melihat apalagi mengamati Komet ISON tersebut.... karena langitnya lagi ngambekan, alias cuacanya lagi gak mendukung.

Namun, buat kalian yang sama-sama belum bisa melihat penampakan Komet ISON dilangit, dikarenakan cuaca yang gak bersahabat, jangan patah semangat yaa.... kita berdoa aja mudah-mudahan mulai nanti malam hingga subuh dan sampai waktu puncak perihelionnya Komet ISON nanti langit cerah... karena pada hari-hari berikutnya, hingga tanggal 28 November 2013 magnitudo Komet ISON akan semakin mengecil. Dan pada tanggal 28 November pula lah Komet ISON diprediksi akan mencapai titik perihelionnya dengan Matahari pada jam 06:00 WIB dan diprediksikan pula saat itu magnitudonya akan mencapai hingga -1. Itu artinya akan semakin terlihat cemerlang di langit.

Apabila ISON bisa bertahan sampai di perihelion atau jarak terdekatnya dengan Matahari, maka pada tanggal 28 November, komet ISON akan berjarak 1,1 juta kilometer dari permukaan matahari dan akan menghasilkan pemandangan dan gambar yang cukup spektakuler saat diamati, terlebih saat menggunakan teleskop dari bumi.

Nah, sembari menunggu waktu puncak perihelionnya Komet ISON tanggal 28 November 2013 nanti, dari situs Lembaga dan Antariksa Penerbangan Nasional (LAPAN), berikut saya share saat-saat penting yang dialami Komet ISON dalam perjalanannya menuju perihelion sejak diketahui memulai perjalannya pada masa 10.000 tahun yang lau hingga perlaluan terdekatnya dengan planet Bumi yang diprediksi akan terjadi tanggal 26 Desember 2013 mendatang :

> 10,000 Tahun Yang Lalu
Komet memulai perjalanannya dari awan Oort yang menjadi sumber komet. Awan Oort ini terletak di seberang orbit Neptunus.

> September 2012
Komet ISON ditemukan oleh Vitali Nevski dan Artyom Novichonok dari Rusia yang menggunakan International Scientific Optical Network.

> 17-18 Januari 2013
Wahana Deep Impact milik NASA mendapatkan citra komet ISON.

> April-Mei 2013
Pada tanggal 10 April 2013 teleskop Hubble mendapatkan citra ISON saat berada pada jarak 617 juta kilometer dari matahari.  Tampak bahwa inti komet ini hanya berukuran 4-5 kilometer saja. Teleskop Hubble juga mendapatkan bahwa coma (kepala komet) ini memiliki diameter sekitar 4960 kilometer dan ekornya mencapai panjang 91.000 kilometer.

> Juli-Agustus 2013
Di akhir Juli atau awal Agustus komet akan melewati daerah yang disebut sebagai garis bekuan (frost line) yang terletak sejarak 370 – 450 juts km dari matahari. Di daerah ini komet mulai mengalami penguapan akibat radiasi partikel dari matahari, sehingga komet menjadi lebih terang.

> Agustus-November 2013 
Mulai bulan Agustus komet bisa diamati menggunakan teropong dari bumi. Dari awal Juni sampai akhir Agustus ISON berada di balik matahari sehingga tidak bisa diamati dari permukaan bumi.

> September 2013
Mulai bulan September komet tampak pada dini hari bagi para pengamat yang terdapat di belahan bumi selatan.

> Oktober 2013
Wahana Curiosity dan Opportunity yang terdapat di Mars bisa melihat ISON pada bulan October, dan pada tanggal 1 Oktober jaraknya dengan Mars adalah jaraknya yang terdekat.

> 16-19 & 21-26 November 2013
Komet ISON akan berada pada jarak terdekatnya dengan Merkurius. Saat ini adalah saat yang paling berbahaya bagi ISON karena radiasi dari matahari bisa membuat proses penguapan materi yang terdapat di permukaannya menjadi sangat dahsyat. Tekanan arus partikel dari matahari juga bisa menghancurkan komet tersebut.

> Desember 2013 - Januari 2014
Jika komet ISON masih bertahan, maka komet ini bisa kelihatan dengan mata telanjang dari daerah Belahan Bumi Utara. Pada awal Desember akan terlihat di pagi hari di cakrawala arah timur timur laut. Pada akhir Desember dan awal Januari komet akan terlihat sepanjang malam.

> Desember 26, 2013
Perlaluan terdekatnya dengan bumi pada jarak sekitar 4,5 juta km.

Semoga bermanfaat ya... Oh iya, kita juga bisa melakukan pelacakan Komet ISON melalui Stellarium, sehingga kita bisa mengetahui posisi Komet ISON pada waktu tertentu, caranya bisa baca postingan sebelumnya dengan meng-klik ini

Wassalamualaikum... Wr.Wb.

20 comments :

  1. Replies
    1. sip, silahkan....

      oh iya, bahkan saat ini sudah ada yang berhasil mengabadikan penampakan Komet ISON ini lho... :D

      Delete
  2. Itu trgantung putaran frost line bumi dengan kecepatan brpa.. jdi tdk bisa di tentukan waktunya .. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu terjadi perihelionnya maksudya...?
      Mungkin perlu diketahui, bahwa pergerakan benda-benda langit (planet, satelit, bintang, nebula, galaksi, asteroid, meteoroid, sistem keplanetan, Komet, Debu antariksa, Kluster, Super kluster, dll) adalah tetap dan dapat diperhitungkan...

      Jadi, jika ada astronom yang menyatakan, misal tanggal sekian, bulan sekian, tahun sekian dan jam sekian akan terjadi gerhana matahari atau peristiwa perihelion sebuah komet, maka itu bukan sembarangan dan itu bukan ramalan, semua ada perhitungannya dan pasti akan terjadi jika dalam proses sesuai yang diperkirakan :)

      Delete
  3. tau semua lah die nie mantap, saya jadi pusing, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehehe... duh maaf yaa gak maksud bikin pusing, hihii... ayo, ayo duduk dulu aja, santai aja anggap aja rumah sendiri ye :D

      Delete
  4. klo dari surabaya kelihatan nggak ya?

    saya kasih G+1 untuk postingan adik dee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah bisa terlihat, mas..... tentunya apabila cuaca bersahabat :)
      Alhamdulillah, terima kasih banyak :)

      Delete
  5. tntng astronom emank De jagonya...! *smile

    ReplyDelete
    Replies
    1. nggak juga, akhi... saya masih harus banyak belajar tentang bidang yang sangat saya sukai ini :)

      Delete
  6. wah... pakar astronomi nih yg tau ginian hhe saya masih 0 kalo soal ginian :D tapi lama kelamaan bakal ngerti klo sering mampir kesini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe... bisa aja, oh iya aku bukan pakar lho, hehe :D

      Delete
  7. Komet ISON jalan/terbangnya cepat atau lambat kalau di nilai dari mata kita

    ReplyDelete
  8. Penasaran banget sama Komet Ison,..btw dari Pekanbaru keliatan gak yah..? soalny udah hampir 2 minggu ini cuaca disini cenderung hujan kalo malam hingga subuh..
    Trims Infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. updatenya... kesempatan untuk mengamatinya tanggal 29 saat perihelionnya, karena komet ISON sekrang-sekarang ini sudah sulit untuk diamati dari langit Indonesia

      Delete
    2. Denger 2, komet ISON sudah hancur ..? benarkah..?

      Delete
    3. Benar inti kometnya sudah hancur, sudah tidak ada...

      Delete