Sunday, March 16, 2014

10 Ganjaran Meninggalkan Al-Qur’an

10 comments
Assalamualaikum.... 

Baru selesai baca-baca majalah Muslimah edisi 27 tahun 2004. Dan ada satu artikel yang menurutku menarik dan penting untuk di reshare. Artikel tentang bahasan ganjaran apabila kita umat Muslim meninggalkan Al-Qur'an. 
Berikut ini uraiannya, 

Sebagai hamba Allah kita tentu percaya dan mengimani kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah SWT. Karena setelah kita beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat Allah, Rasul-Rasul Allah, selanjutnya kita patut mengimani kitab-kitab Allah. Dan kalau kita sudah mengimani tentunya ada konsekuensi yang harus kita jalankan seperti mempelajarinya, membacanya, mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari, tadabur dan mentarbiyahkan diri dan orang lain berdasarkan Al-Qur’an.
“Orang-orang yang telah Kami berikan Al kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barang siapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (Al-Baqarah : 121)

Kita tidak boleh melupakan Al-Qur’an apalagi sampai meninggalkan, apabila kita sampai meninggalkannya, berarti….. telah sesat, Naudzubillahimindzalik ya….

Dan berikut ganjaran-ganjaran yang akan diperoleh apabila melupakan dan meninggalkan Al-Qur’an :
PERTAMA
Kesesatan yang nyata (Dhalaalun Mubiin) yaitu sifat yang mengingkari pada hal-hal yang nyata dan telah terbukti kebenarannya.

KEDUA
Sempit dada (Dhiiqun Haraj) yaitu perasaan yang kita rasakan tatkala kita tidak bersandar kepada Allah SWT, yang tentunya saja sandaran kita itu tidak akan sepadan dengan Allah.

KETIGA
Kita akan mendapatkan kehidupan yang serba sulit (Ma’iisyatan Dhanka) seperti yang telah dijanjikan oleh Allah bahwa orang yang berpaling dari ajaran-Nya, akan mendapatkan ganjaran dan hal yang ketiga inilah ganjaran yang akan diperoleh bila kita berpaling padanya :
“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (Q.S. Thaahaa : 124)

KEEMPAT
Mata hati yang buta (Umy Al Bashiirah), Allah akan membuutakan mata hati seseorang untuk melihat kebenaran Allah walaupun ia melihatnya.

KELIMA
Hati menjadi keras (Qaswah Al-Quluub), bila kita jauh dari petunjuk-Nya maka kita akan dikeraskan hati oleh Allah dan akan menutup mata dan telinga akan semua yang diajarkan oleh Al-Qur’an

KEENAM
Zalim dan hina (Zhulmun wa Dzill),
“Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (Agama) Allah dan tali (Perjanjian) dengan manusia, dan mereka mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas” (Q.S. Al-Imran : 112).

KETUJUH
Bersahabat dengan syaitan (ShubahAsy-Syaithaan), syaitan itu selalu mencari manusia untuk dijadikan temannya dengan berbagai macam cara.

KEDELAPAN
Lupa terhadap diri sendiri (An-Nisyaan)

KESEMBILAN
Fasiq (al-Fusuuq). Fasiq adalah orang yang keluar dari batasan-batasan yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Dan orang yang telah melupakan Al-Qur’an termasuk telah keluar dari batasan-batasan Allah SWT

KESEPULUH
Nifaq (An-Nifaaq). Nifaq adalah sifat yang berbahaya bagi masyarakat dan bagi diri sendiri.

Dan yang paling parah dari semua yang diatas tadi adalah kita akan diberi kesulitan di dunia dan akhirat.
Ini... Al-Qur'an aku, hadiah milad dari ibuku
*padahal gak ada yang nanya*
Hikmah yang akan kita peroleh dengan mengimani Al-Qur’an adalah bisa mengetahui perhatian Allah terhadap hamba-hambanya, mengetahui hukum, syara’, ganjaran dan pahala yang ditetapkan bagi umatnya, meyakinkan kita bahwa Islam itu risalah untuk seluruh Nabi dan Rasul, menyadarkan kita akan kasih sayang Allah sehingga kita harus mensyukuri segala nikmat yang telah dianugerahkan-Ny kepada kita, dan masih banyak lagi hal lain yang bisa kita rasakan. Semoga kita termasuk dalam umat yang mengimani Al-Qur’an.

Semoga bermanfaat ^_^

Wassalamualaikum... Wr.Wb

10 comments :

  1. Artikel yang bagus. Tapi sayangnya tidak sedikit orang paham betul esensi isi dari isi al quran itu sendiri. seperti ayat diatas (Al-Baqarah : 121) "..membaca dengan bacaan yang sebenarnya..," wujud konkritnya seperti menutup aurat. Tertutup aurat hanya ketika membaca al quran. setelah selesai membaca auratpun di umbar kemana-mana... (artinya belum bisa membaca dengan sebenarnya)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, mas Suhendri.... terima kasih juga untuk tambahannya ya :)
      semoga bisa memotivasi akhwat yang belum berjilbab dengan istiqomah, termasuk saya juga :)

      Delete
  2. Jadi ingat pesan ustad waktu mengaji. Dan ini sangat penting sekali ya Mba. Semoga kita bisa istiqomah dalam mejalankannya dengan benar.

    Salam

    ReplyDelete
  3. bener banget, kakak.... penting banget buat baca al qur'an dan mengamalkannya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ukhti.... yukk galakan membaca Al-Qur'an, satu hari satu juz, Insya Allah bisa :)

      Delete
  4. Salam.
    Menurut saya Meninggalkan alquran yang dimaksud adalah dengan mengabaikannya. Sementara mengamalkannya itu sama dengan bukan berarti sering membacanya,,melainkan mengamalkan apa yang di perintahkan tuhan dalam ayat-aya alquran itu. Mengenai ganjaran meninggalkanya sudah tentu ada dan itu adalah hukum tuhan yang tidak bisa di rubah.

    Mengabaikan Alquran = Meninggalkan Perintah Tuhan
    Membacanya = Ibadah
    Memahami Isi-nya = Kewajiban
    Menjalankan perintah dalam Ayat = Ketaatan Pada tuhan

    ( Kalau salah Mohon Koreksi ) Wasalam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak untuk tambahannya...

      Tapi lebih sering membaca Al-Quran juga tentu akan lebih baik lagi :)

      Delete
  5. Masyaallah aku udah lama banget gak megang al-qur'an

    ReplyDelete