Tuesday, December 11, 2012

Perihelion dan Aphelion Planet Bumi Terhadap Matahari

30 comments
Assalamualaikum...


Seperti yang telah kita ketahui, bahwa planet-planet di tata surya kita mengorbit Matahari.

Bentuk orbit dari beberapa planet adalah lingkaran yang nyaris sempurna, tetapi yang lainnya tidak. Beberapa orbit berbentuk elips. 


Dalam ilmu Fisika, suatu orbit adalah jalan yang dilalui oleh objek, di sekitar objek lainnya, di dalam pengaruh dari gaya tertentu.

Dua buah benda
dengan massa yang sedikit berbeda
mengelilingi suatu pusat massa bersama.
Orbit pertama kali dianalisa secara matematis oleh Johannes Kepler yang merumuskan hasil perhitungannya dalam hukum Kepler tentang gerak planet. Dia menemukan bahwa orbit dari planet dalam tata surya kita adalah berbentuk elips dan bukan lingkaran atau episiklus seperti yang semula dipercaya.

Jika orbit sebuah planet adalah lingkaran, maka matahari berada pada titik pusat lingkaran itu. Namun sebaliknya, jika bentuk orbitnya elips, maka matahari berada pada titik yang disebut "fokus" dari elips, yang tidak persis sama sebagai pusat.

Karena Matahari tidak di pusat orbit elips, planet bergerak lebih dekat ke arah dan lebih jauh dari Matahari seperti orbit. Tempat di mana planet terdekat dengan matahari disebut perihelion. Ketika planet ini terjauh dari matahari, itu pada aphelion.  
Kata-kata "aphelion" dan "perihelion" berasal dari bahasa Yunani. Dalam bahasa Yunani, "Helios" berarti Sun, "peri" berarti dekat, dan "apo" berarti jauh dari.

Dari gambar diatas terlihat,
pada tanggal 3 Januari adalah saat Bumi mencapai titik Perihelion
dan pada tanggal 4 Juli adalah saat Bumi mencapai titik Aphelion.
Ketika Bumi berada di titik perihelion, jaraknya adalah sekitar 147 juta km (91 juta mil) dari Matahari. Dan ketika berada di titik aphelion, jaraknya adalahsekitar  152 juta km (hampir 95 juta mil) dari Matahari. Letak planet Bumi adalah sekitar 5 juta km (lebih dari 3 juta mil) lebih jauh dari Matahari pada aphelion dari pada perihelion.

Berikut adalah tabel waktu terjadinya Perihelion dan Aphelion Bumi terhadap Matahari untuk tahun 2002 hingga tahun 2020 :

sumber gambar : www.observingstars.com
Beberapa orang berpikir dan menyatakan bahwa karena adanya titik perihelion dan titik aphelion inilah, alasan kenapa di Bumi terdapat beberapa musim. Namun kenyataannya pemikiran tersebut adalah salah.

Musim adalah salah satu pembagian utama tahun, biasanya berdasarkan bentuk iklim yang luas. Biasanya satu tahun terbagi menjadi empat musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Tetapi, di Indonesia karena terletak di daerah tropis, maka hanya dibagi menjadi dua musim saja, yaitu: musim hujan dan musim kemarau.

Saat Bumi mencapai titik perihelion, dimana Bumi sedang berada pada jarak terdekatnya dengan Matahari, mungkin kamu berpikir bahwa saat itu harusnya satu belahan bumi (bagian selatan) adalah sedang mengalami musim panas, dan belahan yang lainnya (bagian utara) sedang berada pada musim dingin.
Perbedaan jarak bukan penyebab adanya musim. Tetapi musim disebabkan oleh kemiringan sumbu bumi.

Beberapa planet memiliki orbit yang membentang begitu jauh. Para astronom mengatakan bahwa orbit elips memiliki eksentrisitas tinggi, yang artinya adalah panjang dan kurus, tidak bulat seperti lingkaran.

Gambar ilustrasi tentang orbit-orbit planet dalam tata surya.
Pada gambar diatas terlihat masih ada orbit Pluto,
karena saat gambar tersebut dibuat Pluto masih menyandang predikat sebagai Planet.
Dan Mulai Kamis (24/8/2006) jangan pernah terpeleset mengucapkan "Planet Pluto".
Karena sejak hari itu, Pluto sudah tidak lagi berhak menyandang predikat sebagai planet.
Selain itu, Asteroid, komet, dan pesawat ruang angkasa beberapa diantaranya, juga mengelilingi Matahari dalam orbit yang berbentuk elips. Mereka semua memiliki titik perihelion dan aphelion sepanjang orbitnya. Benda-benda angkasa tersebut dapat bergerak lebih cepat saat berada pada titik perihelionnya dan dapat bergerak lebih lambat saat berada pada titik aphelionnya.

Jika suatu benda mengorbit sesuatu selain Matahari, untuk titik terdekat dan titik terjauhnya tidak digunakan istilah perihelion dan aphelion. Satelit yang mengorbit planet bumi,termasuk bulan, memiliki titik terdekat yang disebut dengan istilah perigee dan apogee adalah istilah untuk menyebut titik jauh terjauhnya.

Sekian, semoga bisa menambah wawasan siapapun kamu yang membaca tulisan ini...

Wassalamualaikum... Wr. Wb...

30 comments :

  1. Numpang duduk disini sambil nyimak pakar bintang.. hehehe..

    Sikat 69 dan +1 sukses.. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. mari, mari... silahkan... :)
      ehh "Pakar", ahh lebay... sayah bukan pakar, hehe...

      sipp terimakasih yaa :)

      Delete
  2. saya numpang...ngadem mvil baca artikel bagus dari tulisan frop muda...disini boleh ya...hehe

    sikat juga 6^_^9 nya....hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan.... semoga bermanfaat, hehehe...
      Amin.... jadi Profesor, hehe

      Terimakasih yaa :D

      Delete
  3. ckckckck,..makin cerdas kawan yang satu ini,analisa yang akurat dan tepat memang butuh penjelasan yang ilmiah untuk setiap gejala dan aktifitas dari orbit bumi dan sekitarnya,sebagian ahli telah mencurahkan seluruh waktu mereka untuk meneliti hal tersebut karena keyakinan mereka kalau semua itu adalah faktor terjadinya gejala alam yang ada di bumi ini,..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali :)

      Terimakasih.... Amin, Semoga saya bisa benar-benar menjadi manusia yang cerdas :)

      Delete
  4. wah,update an nya banyak tentang planet2,,
    sepertinya cita2nya pengen jdi astronot nih,..
    hhe...
    #kunjungan_malam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tauuu aja, hehe... betul, memang itu cita-cita saya... tapi sepertinya tidak akan kesampaian degh... hiksss....

      Terimakasih sekali untuk kunjungannya :D

      Delete
  5. wuidddiiiihh,. cewe kek gini nii yang dibutuhkan di tongkrongan.. ckcckk.. pasti akan banyak tanya saiia nya nii kalau mbaknya bisa ikutan tiap ari nongkrong bareng :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhh.... masa, ciyus? miapah?
      heheheh....

      boleh juga tuh, mau dong gabung di tongkrongannya, biar nambah teman :)

      Delete
  6. saya jadi ingat tentang buku2 bacaan bapak saya tentang astronomi.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wihhh... pasti banyak yaa koleksi buku punya bapak kamu...
      boleh doong main kerumahmu, buat pinjem bukunya sambil izin ketemu sama anaknya, hihihi :D

      Delete
  7. gimana kabar sobat? maaf lama gak BW nih,,makin asek aja nih adee...
    bertugas 69 lagi disini dee...sukses ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah baik :)
      gimana juga kabar sobat? semoga sehat selalu yaaa.... iya ihhh kemana aja baru nongol lagi? hehee

      terimakasih... salam semangat :D

      Delete
  8. bermutu
    analisis yang bagus buat ilmu astronomi
    kayaknya dee pengamat tata surya yahh
    terlihat dari artikelnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh... terimakasih.... saya memang suka astronomi :)

      Delete
  9. semua tentang planet ada disini ya? :) kereenn..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. 50% lebih, hehe... gak selalu tentang Planet juga kok :)

      Delete
  10. kunjungan mlm sobat trmaksi banyk,ni telah berbgi ilmunya salam hangat selalu sobat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sama-sama, sobat :)
      Terimakasih untuk kunjungan dan komentarnya :)

      Delete
  11. Kamu kuliah di jurusan astronomi? artikelnya bagus banget dan bermanfaat :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak. Tapi saya memang suka Astronomi, belajar Otodidak aja, heheh
      Terimakasih yaa :)

      Delete
  12. saya kagak ngeri ginian neng,yakin.Mending kasih 69 ajah,...hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh... iya gak apa-apa kan yg penting emang itu tuuuh 6^_^9 nya, hihihi....
      Terimakasih yaaa

      Delete
  13. wah lama-lama bisa jadi ahli astronomi ni..hehehe
    69 jungkir balik ah dulu disini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe... bisa aja, amin... mudah-mudahan :)
      mkasiiih-mkasiiih ya :)

      Delete
  14. Makasih yaa mba Widiani atas artikelnya 😄

    ReplyDelete
  15. Numpang tanya ,, mengapa pada pagi hari jam 6 cahaya matahari di beherapa wilayah berbeda - beda ? Ada yang masih gelap dan ada yang sudah terang ? Thanks...

    ReplyDelete