Friday, May 31, 2013

Suhu Matahari dan Cara Mengukurnya

21 comments
Assalamualaikum...

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai Karakteristik Matahari, nah pada kesempatan kali ini kita mencoba untuk membahas Matahari dari suhunya dan juga cara untuk mengukurnya.

Matahari adalah bola raksasa yang terbentuk dari gas hidrogen dan helium. Matahari termasuk bintang berwarna putih yang berperan sebagai pusat tata surya.

Dan seperti yang kita ketahui, bahwa Matahari memiliki enam lapisan yang masing-masing memiliki karakteristik tertentu. Keenam lapisan tersebut meliputi inti Matahari, zona radiatif, dan zona konvektif yang membentuk lapisan dalam (interior); fotosfer; kromosfer; dan korona sebagai daerah terluar dari Matahari.

Suhu Matahari
Suhu menunjukkan derajat panas benda. Mudahnya, semakin tinggi suhu suatu benda, semakin panas benda tersebut. Berkenaan dengan suhu Matahari, mungkin sudah banyak yang tahu bahwa :
  • Temperatur di permukaan Matahari sekitar 6.000 °C namun ada juga yang menyebutkan suhu permukaan sebesar 5.500 °C.
  • Temperatur tertinggi terletak di bagian tengahnya yang diperkirakan tidak kurang dari 25 juta derajat Celsius namun disebutkan juga kalau suhu pada intinya 15 juta derajat Celsius. Ada pula yang menyebutkan temperatur di inti matahari kira kira sekitar 13.889.000 °C.
Angka-angka yang tercantum dalam pernyataan diatas terkesan tidak pasti, karena seperti yang tertulis diatas bahwa Matahari terdiri atas beberapa struktur atau lapisan, dan lapisan-lapisan tersebut memiliki suhu yang berbeda-beda, sehingga seharusnya bila kita ingin tahu mengenai suhu matahari harus lebih spesifik di bagian mana.

Namun, mungkin diantara pembaca sekalian ada yang bertanya-tanya darimanakah diperoleh angka-angka ukuran temperatur Matahari yang tertulis diatas?. Untuk memperoleh jawabannya, Yukk... ikuti penjelasan berikut.

Cara Mengukur Suhu Matahari
Hingga saat ini, tidak ada termometer atau alat pengukur suhu khusus untuk mengukur suhu Matahari dan hingga saat ini pula kita tidak dapat mengukur suhu Matahari secara langsung. Siapa jugaaa yang mau mengukur suhu Matahari secara langsung, yang ada gosong duluan yaa.... Kenapa? yaa karena suhunya sangat tinggi... hehe...

Para astronom hanya menggabungkan metode-metode pengamatan dan berbagai teori untuk menaksir kondisi-kondisi di Matahari. Teori penyusutan Helmholtz, misalnya, memperkirakan bahwa suhu di pusat Matahari mencapai 15 juta Kelvin. Suhu tersebut dipercaya sebagai suhu dalam inti matahari.

Tidak berbeda jika menggunakan ukuran Celcius, suhu Matahari sekitar 15.000.000 derajat Celsius pada inti dalam, 7.000.000 derajat Celsius pada inti luar, sementara suhu permukaan matahari sekitar 6.000 derajat Celsius.

Tidak terbayang seperti apa yaa panasnya, karena Bumi kita yang cuma memiliki suhu antara 35 sampai 40 derajat Celcius saja sudah membuat kita berkeringat.

Selain yang telah dijelaskan diatas, ada beberapa cara untuk mengukur suhu di permukaan matahari, yaitu dengan cara :
1. Menganalisis spektrum cahaya yang dipancarkan oleh Matahari.
Setiap benda panas memancarkan cahaya yang tergantung suhunya. Benda yang memancarkan cahaya merah lebih dingin dibanding dengan benda yang memancarkan cahaya kuning. Dari warna-warna yang dipancarkan oleh matahari ini kita dapat memperkirakan suhu di permukaan Matahari.

2. Menganalisis atom-atom yang ada di permukaan matahari memakai spektrograf.
Dari analisis ini dapat terkuak data-data perubahan energi atom-atom yang dapat menunjukan berapa suhu di permukaan Matahari.

3. Mengukur radiasi panas Matahari di Bumi.
Besarnya radiasi di Bumi ditambah dengan data jarak Matahari - Bumi, dapat memberi petunjuk pada kita berapa suhu di permukaan Matahari.
Lalu, bagaimana cara mengetahui temperatur di bagian dalam Matahari?
Ternyata, dengan mengetahui suhu di permukaan Matahari, kita dapat mengukur besarnya tekanan di bagian dalam Matahari. Dari tekanan inilah suhu di dalam Matahari bisa diperkirakan.

Itulah sedikit ulasan mengenai Suhu Matahari dan Cara Mengukurnya, semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum... Wr, Wb



Referensi :

21 comments :

  1. mantap nih untuk pengetahuan alam. terima kasih sudah berbagi. ijin share ya ke FB. salam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. TErima kasih.... iya boleh, silahkan :)

      Delete
  2. wah sudah lupa saya bab ginian..jadi inget lagi...hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe... terima kasih sudah mampir :)

      Delete
  3. nanti mamang ukur deh suhu mataharinya heheheeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip... nanti pergi ke Mataharinya pas udah malam aja yahh... biar gak panas:D

      Delete
  4. bisa pake termometer ga ya ??...takutnya matahari nya hareeng hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wlahh hareeng... sunda pisan etah...

      Delete
  5. haha matahari itu dingin Loh ... :D

    ReplyDelete
  6. Semuanya hanya pakai ilmu PERKIRAAN ajj kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa dibilang begitu, tapi tetap melewati analisis dan penelitian untuk mendapatkan perkiraan dan pendekatan terbaik, jadi tidak mengira-ngira begitu saja...

      Delete
  7. waw kalau matahari jauh lebih panas dari api-api biasa yang berada di bumi kayaknya yah sob.

    ReplyDelete
  8. yang jelas suhu matahari itu sangat favasttt sekali,melebihi panasnya hati ini klo liat pcar kita selingkuh didepan mata kita,. :D

    ReplyDelete

  9. Semua akhli sepakat bahwa panas di bagian Inti Matahari
    mencapai 15 Juta Derajat Celcius.
    Dalam sebuah diskusi rutin saya bertanya kepada Ki Mandalajati Niskala:
    “Ki, berapa panas di bagian Inti Matahari”?
    Mandalajati Niskala menjawab: “SEDINGIN AIR PEGUNUNGAN”.
    Saya jadi penasaran khawatir Ki Mandalajati Niskala salah
    mendengar pertanyaan sehingga salah memberikan jawaban.
    Saya mengulang pertanyaan:
    “KI, BERAPA PANAS DI BAGIAN INTI MATAHARIIIIIIII”?
    Beliau serentak menjawab:
    “PANAS DI BAGIAN INTI MATAHARIIIIIIII
    ADALAAAAH SEDINGIIIIIN AIIIIR PEGUNUNGAAAAAAN”.
    Beliau menambahkan:
    “KALAU TIDAK PERCAYAAAAA SILAKAN BUKTIKAN SENDIRIIIII”.
    Saya kaget: “WOOOOOOOOOW MANDALAJATI NISKALA GILAAAAAAA……!”
    Beliau mengatakan bahwa kulit Matahari memang sangat panas,
    tapi suhu Inti Matahari TETAP SEDINGIN AIR PEGUNUNGAN.
    Mandalajati Niskala sangat logis menjelaskan kepada banyak
    pihak bahwa MATAHARI ADALAH GUMPALAN BOLA AIR RAKSASA
    YANG BERADA PADA RUANG HAMPA BERTEKANAN MINUS,
    SEHINGGA DI BAGIAN SELURUH SISI BOLA AIR RAKSASA TERSEBUT
    IKATAN H2O PUTUS MENJADI GAS HIDROGEN DAN GAS OKSIGEN,
    YANG SERTA MERTA AKAN TERBAKAR DISAAT TERJADI
    PEMUTUSAN IKATAN TERSEBUT.
    Suhu kulit Matahari menjadi sangat panas karena Oksigen
    dan Hidrogen terbakar, tapi suhu Inti Matahari
    TETAP SEDINGIN AIR PEGUNUNGAN.
    Mandalajati Niskala menegaskan:
    “CATAT YA SEMUA BINTANG TERBUAT DARI AIR DAN SUHU PANAS
    INTI BINTANG SEDINGIN AIR PEGUNUNGAN. TITIK”.
    Begitu kata Mandalajati Niskala.
    Memang mandalajati Niskala ORANG GILA KALIIIIII…..!!!
    TEORI YANG SUDAH MAPAN AMBRUK DIANTITESIS.

    Filsuf Sunda Mandalajati Niskala dalam banyak dialog
    sering mengungkap rahasia ke~Jagatraya~an.
    Beliau banyak melontarkan hipotesa,
    bahkan sering menyatakan antitesis yang sangat fenomenal
    terhadap kemapanan ilmu pengetahuan.
    Belakangan ini Mandalajati Niskala ‘berantitesis’:
    “GAYA GRAVITASI BUKAN DITIMBULKAN OLEH ADANYA
    MASSA PADA SEBUAH ZAT ATAU BENDA”.
    Berbicara soal Gravitasi, banyak Para Akhli bertanya:
    “Bagaimana Jika Gaya Gravitasi Bumi Menghilang”?
    Menurut Mandalajati Niskala:
    “Pasti semua orang DENGAN MUDAH SEKALI dapat membayangkan sebuah
    keadaan yang akan terjadi jika Bumi kehilangan Gaya Gravitasi”.

    Kata Mandalajati Niskala jika ada pertanyaan seperti itu,
    SEBENARNYA PERTANYAAN KURANG MENARIK.
    Mungkin tiga pertanyaan dari Mandalajati Niskala di bawah ini
    cukup menantang bagi orang-orang yang mau berpikir:
    1) BAGAIMANA TERJADINYA GAYA GRAVITASI DI PLANET BUMI?
    2) BAGAIMANA MENGHILANGKAN GAYA GRAVITASI DI PLANET BUMI?
    3) BAGAIMANA MEMBUAT GAYA GRAVITASI DI PLANET LAIN YG TIDAK MEMILIKI GAYA GRAVITASI?
    Pernyataan yang paling menarik dari Mandalajati Niskala sbb:
    1) Matahari tidak memiliki Gravitasi tapi memiliki ANTI GRAVITASI.
    2) Suhu di Inti Matahari SEDINGIN AIR PEGUNUNGAN,
    padahal kata Para Akhli di seluruh Dunia suhu Inti Matahari
    LIMA BELAS JUTA DERAJAT CELCIUS.
    3) Jumlah bintang di alam semesta adalah 1.000.000.000.000.000.000.000.000.000
    4) Jumlah galaksi di alam semesta adalah 80.000.000.000.000
    5) Jumlah bintang di setiap galaksi sekitar 13.000.000.000.000

    Saya mendapat penjelasan dari Mandalajati Niskala,
    namun tentu tidak akan saya jelaskan kembali disini.
    Yang pasti Filsuf Sunda Mandalajati Niskala
    memiliki semua jawaban tersebut secara tuntas.

    Memang pernyataan Mandalajati Niskala membuat para akhli geleng kepala.
    Mandalajati Niskala pantas juga menyandang gelar
    Sang Pembaharu Dunia di Abad 21

    Selamat berfikir
    @Sandi Kaladia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih untuk komentarnya, :)
      Insya Allah pertanyaanya akan saya jawab, tapi maaf tidak saat ini :D

      Delete