Thursday, October 1, 2015

Book Review : Epic Fail by Claire LaZebnik

No comments
At Coral Tree Prep in Los Angeles, who your parents are can make or break you. Case in point:

- As the son of Hollywood royalty, Derek Edwards is pretty much prince of the school--not that he deigns to acknowledge many of his loyal subjects.
- As the daughter of the new principal, Elise Benton isn't exactly on everyone's must-sit-next-to-at-lunch list.

When Elise's beautiful sister catches the eye of the prince's best friend, Elise gets to spend a lot of time with Derek, making her the envy of every girl on campus. Except she refuses to fall for any of his rare smiles and instead warms up to his enemy, the surprisingly charming social outcast Webster Grant. But in this hilarious tale of fitting in and flirting, not all snubs are undeserved, not all celebrity brats are bratty, and pride and prejudice can get in the way of true love for only so long.



Identitas Buku
Judul : Epic Fail
Penulis : Claire LaZebnik
Bahasa : Inggris
Tebal : 295 Halaman (Paperback)
Kategori : Fiksi, Romance, Teenlit
Penerbit : HarperTeen, 2 Agustus 2011
ISBN13 : 9780061921261
Rate : 4/5 Bintang

Review
Coral Tree Prep adalah sebuah sekolah yang berada diwilayah Los Angeles, sekolah ini berisi anak-anak dari kalangan keluarga jet set (kalangan orang yang terdiri dari orang-orang mapan). Dimana disekolah tersebut, seorang siswa atau siswi akan dipandang dari seberapa terkenal dan/atau seberapa kaya orang tuamu. Jadi, sudah barang tentu bahwa baju, tas, sepatu, segala assesories dan kendaraan bermerek menjadi hal yang biasa dan wajib dikenakan sehari-hari oleh para murid di sana.

Namun, tidak bagi Elise. Seorang siswi baru di Coral Tree Prep. Elise dan saudaranya, Juliana Benton, bisa masuk Coral Tree Prep berkat ibu mereka yang menjadi kepala sekolah di sana dan ayah mereka yang juga menjadi guru matematika di sana. Yang unik, Elise nampak terlihat paling berbeda dari para murid lainnya karena ia berpenampilan sehari-hari hanya dengan memakai baju-baju yang tidak bermerk, dan hampir setiap harinya pula, ia menggunakan celana jeans dan sepatu sneakers favoritnya. Yang mana jika dibandingkan dengan penampilan siswi-siswi lainnya, penampilan Elise adalah an epic fail in Coral Tree Prep.

Saat itu, adalah hari pertama di sekolah baru bagi Elise dan Juliana. Di hari pertama itu, Juliana langsung tertarik dengan Chase Baldwin yang berpenampilan cool sepertinya Chase juga naksir berat dengan Juliana. Sementara itu, masih dihari pertama di Coral Tree Prep, sejak pertama berkenalan dengan Derek, cowok super ganteng yang juga anak dari bintang film dan sutradara terkenal di Hollywood, Elise sudah sebal dengan sikapnya yang arogan dan seperti menjaga jarak dengan orang lain. Tapi walaupun sebal, Elise dengan enggan harus mengakui kalau Derek keren banget. Derek adalah sahabat baik Chase. 

Setelah Elise mendapatkan kelasnya, ia berkenalan dengan Webster Grant, cowok ramah dan lucu yang dibenci oleh Derek. Mengetahui hal tersebut, Elise merasa Webster "senasib" dengannya. Sementara itu, adik cewek Chase, Chelsea, yang manja dan sangat menyebalkan naksir berat dengan Derek. 

Julianna yang diajak Chase ke pesta di rumah salah satu anak Coral Tree, mengajukan syarat kepada Chase, bahwa ia mau pergi jika saja adiknya, yakni Elise juga boleh ikut dan kemudian dengan senang hati, Chase menyetujuinya. Dengan malas, Elise pun menuruti permintaan kakaknya. Padahal, Elise tidak terlalu tertarik dengan pesta dan segala sesuatu yang berhubungan dengan itu.

Sesampainya di pesta, Derek dan Chelsea juga sudah ada disana. Saat pesta tengah berlangsung, Derek yang sepertinya sama sekali tidak tertarik dengan ajakan Chelsea untuk hadir di pesta tersebut, mendekati Elise dan mengajak Elise bermain ping-pong. Dengan senangnya karena ia tidak menyukai suasana pesta, Elise menerima ajakan Derek. Elise pun berpikir, ternyata Derek tidak se-menyebalkan yang ia kira sebelumnya, ia cukup menyenangkan. Dan Elise pun menikmati kebersamaannya dengan Derek.

Sayangnya, suasana menyenangkan di antara Elise dan Derek tidak bertahan lama, karena begitu Webster datang, Derek kembali bersikap dingin dan meninggalkan Elise. Bahkan, Derek meminta Jason, yang mengadakan pesta tersebut untuk mengusir Webster dari pesta. Megetahui hal tersebut, rasa ketidaksukaan Elise terhadap derek kembali memenuhi hatinya. Elise sangat kesal dan menganggap Derek sudah sangat keterlaluan.

Usai pesta, Elise dan Juliana yang sebelumnya dijemput Chase ke rumahnya, diantarkan kembali ke rumahnya dengan menggunakan limousine. Betapa malu dan sekaligus sebalnya Elise atas kelakuan "norak" ibu dan adik bungsunya, Layla, saat mereka melihat limousine yang dipakai oleh Chase. Sebenarnya, tidak hanya masalah limousine yang membuat Elise sebal akan tingkah Layla. Sejak Elise mengetahui kelakuan Layla yang selalu berusaha mati-matian untuk merebut simpati teman-temannya yang anak-anak selebriti disekolahnya. Berulang kali Elise selalu memperingatkan Layla agar tidak berlaku demikian, namun Layla tetap saja bertingkah begitu.

Sejak kejadian dengan Webster di pesta, Elise tidak terlalu sering bertemu dengan Derek. Hingga suatu siang sewaktu Juliana, Chase, Elise dan Derek berjalan-jalan dan tiba-tiba alat penyiram otomatis menyemprot ke arah mereka. Saat itu, sepatu Juliana terlepas dan Elise mengambilkannya hingga ia menjadi basah kuyup. Kemudian, sambil tertawa-tawa, Chase ddan Juliana malah menjauh dengan alasan tidak mau basah seperti Elise, Elise pun mengejar-ngejar Chase dan Juliana yang menghindarinya untuk pura-pura memeluk mereka supaya mereka juga ikut basah. Lelah mengejar-ngejar Chase dan Juliana, Elise pura-pura memeluk Derek yang kebetulan berada tidak jauh darinya daaan Derek tidak menghindarinya. Uhhh... so sweet.

Tidak ada angin, tidak ada hujan, mungkin begitu bagi Elise saat tiba-tiba Derek menemuinya ke kelas dan mengajaknya untuk menghadiri acara Semi Formal, semacam acara prom night. Elise kesal dengan bagaimana cara Derek mengajaknya, hingga ia pun menolaknya. Ia pun semakin menolak ajakan Derek, saat Derek membicarakan ibunya yang menurut Derek, norak. Elise marah dan  tidak terima, meskipun ia sadar betul bahwa ibunya memang norak.

Kemudian, Webster pun mengajak Elise untuk pergi bersama ke Semi Formal, dengan riang, Elise langsung menerima ajakan Webster.

Namun pada malam Semi Formal, tiba-tiba saja Webster mengabari Elise dan membatalkan acara pergi bersama ke Semi Formal, karena ia sakit. Karena batal ke Semi Formal, malam itu, Elise memutuskan untuk diam di rumah.

Dan, betapa terkejutnya Elise saat Layla, dengan polos dan riangnya bercerita tentang Campbell, anak dari pasangan selebriti ternama, temannya yang juga sudah dikenal baik oleh Elise. Layla bercerita bahwa malam itu, Campbell tengah pergi bersama keluarganya dan seorang cowok yang juga teman sekelas Elise. Elise bertanya-tanya tentang siapa cowok itu, dan Layla menjawab bahwa cowok itu bernama Webster Grant.

Webster tenyata tipe cowok yang kepingin ikut terkenal dengan mendekati anak-anak selebriti. Tapi anehnya, Elise tidak merasa terlalu kecewa. Pikipran Elise justru malah dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan :  Apakah Derek pergi ke Semi Formal? Apakah ia ditemani seorang cewek? Siapa cewek itu?

Hubungan Juliana dan Chase pun memburuk. Melalui SMS, ia mengirimi Juliana beberapa pesan yang menandakan ingin mengakhiri hubungannya dengan Juliana. Tapi akhirnya, mulut besar Chelsea justru mengungkap kejadian sebenarnya. Ternyata, yang mengirim SMS-SMS kepada Juliana bukanlah Chase, melainkan Chelsea karena ia kesal di hukum oleh kepala sekolah yang tidak lain adalah ibu dari Juliana dan juga Elise. Akhirnya, Chase dan Juliana berbaikan kembali. Untuk merayakan Chase dan Juliana yang sudah berbaikan, Derek mengajak mereka berdua juga Elise untuk menghadiri premier film terbaru ibunya.

Saat film sedang berlangsung, Derek yang duduk bersebebelahan dengan Elise, menggenggam tangannya. Elise merasa kaget sekaligus tersipu. Namun, disaat itu pula, telepon genggam Elise berbunyi. Layla menelpon dan meminta tolong agar ia dan Campbell segera dijmput dari rumah Campbell. Saat itu juga, Elise dan Juliana yang panik pergi menuju rumah Campbell ditemani Derek dan Chase. Sesampainya di rumah Campbell, Campbell justru seperti marah akan kehadiran Elise dan yang lainnya. Disana juga ternyata ada Webster yang menurut informasi dari Layla tengah mencoba mengambil foto-foto Campbell setengah telanjang. Dengan keadaan seperti itu, betapa kesalnya Elise terhadap Webster, namun Campbel lagi-lagi dengan anehnya nampak membela Webster. Begitu pula dengan Layla yang seolah berada di pihak Campbel, iabegitu menyebalkannya bagi Elise dan Juliana, ia seolah lupa telah menelpon Elise.

Setelah Webster diingatkan untuk tidak macam-macam, Elise, Juliana, Chase dan Derek meninggalkan rumah Campbel. Dan setelah Juliana dan Elise tiba dirumah setelah baru saja diantarkan pulang oleh Derek dan Chase, tiba-tiba saja Derek kembali tanpa Chase dan meminta Elise untuk ikut dengannya ke pesta yang dibuat oleh ibunya untuk merayakan suksesnya premier film terbarunya.

Apakah Elise akan menerima permintaan Derek? Bagaimana yaa kelanjutan hubungan mereka? Silahkan baca bukunya yaa :)

================

Epic Fail karya Claire LaZabnik ini adalah salah satu buku yang ceritanya ditulis berdasarkan atau terinspirasi dari sebuah novel yang menjadi novel favorit saya, Pride and Prejudice karya Jane Austen. Sebenarnya ada banyak novel yang based on Pride and Prejudice, dan sudah banyak pula yang sudah saya baca. Mungkin karena saya suka banget sama kisahnya Elizabet Bennet dan Mr. Darcy di Pride and Prejudice tersebut, meskipun dengan ide cerita yang itu-itu saja, saya gak bosan-bosan untuk membaca novel-novel based on Pride and Prejudice ini. Malah suka jadi penasaran untuk selalu membaca novel-novel based on Pride and Prejudice yang belum saya baca dengan pertanyaan : menjelma seperti apa ya Lizzie dan Darcy di novel inii :)

Nah, buat kamu yang suka atau sedang mencari bacaan ringan yang romantis, terlebih jika kamu juga pecintanovel-novel based on Pride and Prejudice, bacaEpic Fail juga yaa...

No comments :

Post a Comment