Thursday, May 10, 2012

Istilah-Istilah Astronomi yang Harus Kamu Ketahui

No comments
Aphelium 
titik pada lintasan planet yang jaraknya terbesar dari matahari.

Asteroid 
benda langit yang ukurannya lebih kecil daripada planet dan sebagian besar beredar di antara lintasan Jupiter dengan Mars, dinamakan juga planetoid.

Azimut 
busur pada horizon diukur dari Selatan atau Utara bearah sama dengan arah putaran jarum jam sampai proyeksi benda langit pada horizon.

Cluster 
kumpulan bintang di dalam jagat raya.

Eksentrisitas 
ukuran kelonjongan elips sama dengan perbandingan antara jarak dua fokus elips itu dengan panjang sumbu panjangnya.

Elongasi 
sudut yang diapit garis penghubung bumi-matahari dan bumi-planet. Elongasi barat, jika letak planet di sebelah barat matahari dilihat dari bumi. Elongasi 00 = konjungsi dan elongasi 1800 = oposisi.

Fase 
bentuk bulan yang tampak dari bumi, terdiri atas bulan baru, sabit, perbani, benjol (gibbous dan purnama). Planet juga mempunyai perubahan fase, misalnya Venus mempunyai fase sabit ketika menjadi bintang timur.

Inferior 
planet-planet yang lintasannya di sebelah dalam lingkaran lintasan bumi, yaitu Merkurius dan Venus.

Kromosfer 
bagian matahari di sekeliling fotosfer di sebelah dalam korona.

Magellan 
galaksi kecil yang paling dekat dengan galaksi Bimasakti dan tampak di belahan langit selatan.

Nebula 
benda langit menyerupai gumpalan awan terdiri atas gas dan debu terdapat di antara bintang-bintang.

Paralaks bintang 
beda lihat sudut yang diapit garis hubung antara sebuah bintang dengan kedua ujung jari-jari lintasan bumi. Paralaks bintang yang terbesar terdapat pada bintang terdekat, yaitu Alpha Centauri, besarnya 0,760 jarak bintang itu 4,5 tahun cahaya.

Polaris 
bintang terbesar pada Rasi Ursa Major yang terletak hampir tepat pada Kutub Langit Utara dewasa ini dalam period 26.000 tahun.

Reflektor
teleskop yang dilengkapi cermin cekung yang merefleksikan (mantulkan) cahaya benda langit untuk diamati pada fokus cermin tersebut. Teleskop terbesar jenis ini bergaris tengah 200 inci terdapat di Observatorium Mount Palomar.

Refraktor
teleskop yang dilengkapi lensa objektif dan lensa okuler yang membiaskan cahaya benda langit sebelum sampai ke mata pengamat.

Retropad
gerakan planet di antara bintang-bintang berarah timur barat, berlawanan dengan arah yang lazim yaitu ketika planet superior dalam aspek sekitar oposisi.

Revolusi
gerakan bumi berputar pada sumbunya dengan arah negatif (barat-timur) dalam periode satu hari siderik (23 jam 56 menit).

Siderik
period gerakan semu bulan (dilihat dari bumi) dari kedudukan searah dengan sebuah bintang sampai searah lagi dengan bintang tersebut. 1 bulan siderik = 27 sepertiga hari.

Sinodik 
periode gerakan semu bulan dari kedudukan searah dengan matahari sampai searah lagi dengan matahari. 1 bulan sinodik = 29,5 hari, tepatnya 29 hari 12jam 44 menit 3 detik, digunakan untuk perhitungan tarikh bulan. Tahun siderik : periode peredaran semu tahunan matahari dari kedudukan searah dengan sebuah bintang sampai searah lagi dengan bintang tersebut = 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik.

Tahun tropik
period peredaran semu tahunan matahari dari kedudukan searah dengan titik musim semi (titik Aries) sampai searah lagi dengan titik tersebut = 365 hari 5 jam 58 menit 46 detik; digunakan untuk perhitungan tarikh matahari seperti Tarikh Masehi.

Teleskop
teropong yang digunakan untuk mengamati benda langit. Berdasarkan cara pemasangannya dikenal macam-macam teleskop, misalnya teropong meridian, pesawat pelaluan, pesawat universal, dan teropong ekuatorial.

Umbra
kerucut bayang-bayang gelap bulan atau bumi di bagian belakang benda langit itu terhadap matahari. Dari dalam umbra sama sekali tidak dapat melihat matahari. Bayang-bayang semu sekeliling umbra dinamakan penumbra.

Zodiak 
susunan dua belas rasi bintang sepanjang ekliptika, yaitu Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricornus, Aquarius, dan Pisces.

No comments :

Post a Comment